Malam Tahun Baru 2015, Karawang Kota Disterilkan dari Kendaraan

KARAWANG, KarawangNews.com - Mulai Rabu (31/12/2014) pukul 16.30 WIB, Polres Karawang mengalihkan jalur lalu lintas di Karawang kota. Ini dilakukan untuk mensterilkan Karawang kota dari semua jenis kendaraan yang kemungkinan akan membuat kemacetan di malam tahun baru 2015.

Polisi akan mengalihkan kendaraan dari arah Cikampek ke Jalan Baru Tanjungpura, pengalihan ini dilakukan di pertigaan lampu merah Peundey. Polisi juga akan mengalihkan kendaraan yang menuju Johar di jembatan layang Lamaran ke Jalan Baru Tanjungpura.

Polisi lalu lintas juga akan mengalihkan kendaraan di lampu merah DPRD Karawang, kendaraan dari arah Tanjungpura dibelokan menuju Jalan Baru Tanjungpura. Sedangkan di lampu merah Tanjungpura, polisi akan mebgalihkan kendaraan ke Jalan Baru, untuk meminimalisir kendaraan yang akan menuju Karawang kota.
Di tanggul Johar, polisi pun mengurangi jumlah kendaraan yang merayakan tahun baru, dengan mengalihkannya ke Lamaran dan Jalan Baru Tanjungpura.

Di bundaran KCP, kendaraan akan dialihkan ke Jln. Interchange Karawang Barat atau ke arah Perum Bintang Alam Telukjambe Timur. Sedangkan di Gempol, kendaraan dialihkan ke Tanjungpura dan di petigaan lampu merah RMK By Pass kendaraan dialihkan ke Tanjungpura dan Jln. Interchange Karawang Barat.

Dengan begitu, Jln. By Pass, Tuparev, Alun-alun, Kertabumi dan sekitarnya bebas dari kendaraan, sehingga warga akan lebih leluasa merayakan tahun baru di dalam Karawang kota dengan berjalan kaki.
Ini dilakukan mengacu pada tahun lalu, akibat banyaknya warga yang ingin merayakan di Karawang kota, malah menyebabkan kemacetan parah di Jln. By Pass, Tuparev dan Kertabumi. Bahkan kemacetan terjadi hampir di semua gang-gang kecil sekitar jalan tersebut. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -