Kepala DPPKAD: Pengusaha Gelapkan Pajak, Itu Bisa Saja Terjadi

KARAWANG - Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKAD) Karawang, Hadis Herdiana tidak menepis ada kemungkinan dugaan penggelapan pajak dari pengusaha tempat hiburan malam. Bahkan, Hadis menyebutkan dugaan tersebut bisa juga terjadi pada usaha hotel dan restoran.

"Makanya, saya sepakat kalau urusan ini diluruskan. Memang laporan dari jajaran saya juga sampai ke telinga saya, kalau tempat usaha semacam hotel, tempat hiburan, dan restoran erlu dicurigai," kata Hadis Herdiana, di ruang kerjanya, Rabu (24/12/2014) siang.

Alamat yang disampaikan Hadis, dituduhkan seperti untuk 'kutipan' PPn 10 persen atau lebih dari setiap transaksi yang dilakukan para pengusaha.

"Kalau pajak hiburan, restoran dan hotel yang kita terima itu kan semuanya akumulatif, jumlahnya juga setahun dikisaran Rp 325 juta-an. Nah kalau ada kutipan semacam  yang 10 persen tadi dalam setiap transaksi itu patut dicurigai," sebutnya.

Untuk membuktikan terjadi dugaan penggelapan PPN tadi, menurut Hadis, caranya mudah. Kata dia, cukup dengan melampirkan 'bill' pembayaran yang tertera pajaknya itu sudah bisa ditelusuri.

"Caranya anti petugas kita akan lakukan uji petik lapangan. Sebelumnya praktek-praktek seperti ini bisa kita bongkar dan luruskan," seru Hadis Herdiana.

Diakuinya, temuan semacam ini perlu dikoreksi dengan kolektif oleh unsur masyarakat Karawang.

"Hasilnya tentu untuk mendongkrak pendapatan daerah. Ini perlu diapresiasi dan digerakan bersama," tutup Hadis. (rif)

Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -