45 Finalis Tari Jaipong Tanding di GOR Panatayuda

KARAWANG, KarawangNews.com - Sebanyak 45 finalis Pasanggiri Tari Jaipong HUT Partai Gerindra unjuk kebolehan di out door GOR Panatayuda, Karawang, Sabtu (20/12/2014), di grand final ini penentuan juara trophy Royke Benta Sahetapy, yaitu Ketua DPC Partai Gerindra Karawang.

Acara dibuka Wakil Ketua II DPRD Karawang, Fraksi Partai Gerindra, Ajang Supandi, dia apresiasi kegiatan yang dilaksanakan Ketua DPC Partai Gerindra Karawang dengan mempertandingkan semua anak didik sanggar seni tari jaipong se-Kabupaten Karawang.

"Dengan festival ini berarti ada keinginan kuat dari Partai Gerindra untuk melestarikan budaya lokal, di Karawang kita tahu tari jaipong yang paling populer," kata Ajang.

Diakuinya, banyaknya peserta yang mengikuti pasanggiri tari jaipong ini membuktikan banyak masyarakat Karawang yang masih mencintai kesenian asli Karawang yang sudah mancanegara ini. Dia berharap, tak hanya di Karawang, pasanggiri tari jaipong ini bisa dilaksanakan di tingkat Provinsi Jawa Barat.

Sementara itu, Royke Benta Sahetapy menambahkan, lomba ini bisa diikuti segala usia, sehingga tepat jika dia memilih jaipong untuk dilombakan di HUT Partai Gerindra ke-7 ini. Dia juga apresiasi kepada anak-anak sekolah dasar yang sudah mahir menari jaipong.

"Ternyata banyak anak-anak sekolah dasar yang tarian jaipongnya luar biasa, ini menjadi kebanggan bagi Karawang, makanya kita peduli kepada sanggar seni yang ada di Karawang, sehingga kita adakan lomba tarian tradisional kebanggan masyarakat Karawang ini," kata Royke.

Diketahui, pasanggiri ini dimulai 15 Desember 2014 kemarin, dari 95 peserta yang daftar, kini tersisa 45 peserta yang masuk grand final. Acara akan ditutup Sabtu malam dengan kembang api di GOR Panatayuda Karawang. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -