Rieke Canangkan Kampung Sehat di Karawang

KARAWANG, KarawangNews.com - Anggota DPR RI Komisi XII Rieke Diah Pitaloka menyampaikan, Kartu Indonesia Sehat (KIS) bisa diperoleh semua masyarakat. Maka, pendataan penduduk harus akurat, jangan sampai warga miskin yang punya kendaraan sepeda motor malah tidak mendapat kartu tersebut.

Untuk itu, pendataan harus dilakukan pemerintah pusat, sedangkan pemerintah daerah hanya dilibatkan dengan komando tetap di pusat, sehingga tidak boleh dikelola pemda, supaya jelas dan pendataan tersebut tidak jadi objek politisasi daerah.

"Kita sedang berjuang, karena untuk mendata warga miskin itu ada definisi baru, diantaranya yaitu jika rakyat upahnya di bawah UMK, maka harus dapat Kartu Indonesia Sehat," jelasnya, saat hadir mencanangkan Kampung Sehat di Kampung Bakan Tambun, RT 01, RW 07, Ponpes Nidzomu Sholawat,  Desa Pucung, Kecamatan Kotabaru, Selasa (18/11/2014) sore.

Di acara dilaksanakan pengobatan gratis, penggunaan alat kontrasepsi KB, deteksi awal kanker rahim, juga sosialisasi kartu BPJS yang dihadiri Kepala BKBPP Karawang, Dr. Yuska Yasin, Dinas Kesehatan Karawang, juga petugas TKSK se-kabupaten. Acara inu pun dihadiri mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Deden Darmansah.

Kata Rieke, penggunaan alat kontrasepsi diperuntukan bagi pasangan usia subur, tidak ada kategori kaya atau miskin, karena KB tidak boleh dikomersialisasikan, harus gratis.

"Ternyata banyak anak bukan banyak rejeki, tetapi banyak kebutuhan," kata Rieke.

Kepala BKBPP Karawang, Dr. Yuska Yasin mengatakan, KB ini solusi dari tingginya jumlah penduduk dunia yang mencapai 7 miliar dengan jumlah penduduk Indonesia sekitar 4,1 miliar dan jumlah penduduk Karawang sebanyak 2,2 jiwa.

"Dengan jumlah penduduk ini timbul permasalahan dan solusinya dengan melaksanakan KB," kata dia. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -