Ponpes Minhajut Thalibin Gelar Haflah Ikhtitam dan Khotmul Qur'an

SUBANG, KarawangNews.com - Pondok Pesantren Minhajut Thalibin kembali menggelar acara tahunan yakni Haflah Ikhtitam dan Khotmul Qur'an. Dalam rangka memeriahkan acara tersebut berbagai kreasi santri ditampilkan, mulai dari musabaqoh pidato, murotal, Cerdas Cermat Ilmu Nahwu (CCIN) sampai kirab lampion dan khotmul quran.

Acara yang menjadi ajang evaluasi tahunan santri itu tahun ini bertemakan "Love in Live, Live in Love" tema tersebut bertujuan untuk membangkitkan gairah, jiwa para pengurus bangsa, serta menanamkan rasa nasionalisme para santri. 

"Karena kami melihat perjuangan para pengurus bangsa saat ini sudah mulai kacau, bahkan cenderung keluar dari tujuan awal tujuan dibentuknya negeri ini," ujar Ketua Harian Salafiyah Aang As ad Syamsul 'Arifin, Jumat (13/11/2014) di sela-sela perlombaan CCIN.

Dia memastikan berkaca pada tahun-tahun sebelumnya yang akan hadir dalam acara puncak sekitar ratusan bahkan bisa sampai seribu, terlebih untuk tahun ini santri yang mukim di Pondok Pesantren Menhajut Thalibin Dusun Pungangan, Desa Rancabango, Kecamatan Patokbeusi, Subang, berjumlah 300 orang.

"Wali santri itu insyaallah hadir, kemudian kami juga sudah menganjurkan kepada mereka (santri) untuk bisa membawa jamaah agar bisa menyaksikan penampilan anak-anaknya di acara haflah ini, terlebih diacara puncaknya nanti setelah adanya Khotmul Qur'an akan disampaikan tausiah oleh DR. KH Manarul Hidayat dari Jakarta dan Kiai Tubagus Ahmad Rifki dari Buntet Pesantren Cirebon," terangnya.

Disinggung mengenai apa yang berbeda dari tahun sebelumnya, dia menyampaikan, yang membuat bedanya itu adalah tahun ini ada penganugerahan kepada guru tervaforit yang dinilai oleh para santri melalui poling yang sudah berjalan.

"Ya untuk memotivasi para guru juga, ini agar proses kegiatan belajar mengajar baik pelajaran salafiyah maupun formal (SMP dan SMK) semakin baik lagi," ujarnya.

Lebih lanjut dia menyampaikan, rangkaian acara sudah dimulai hari Sabtu (8/11/2015) kemarin dengan diisi musabaqoh, kemudian final musabaqoh digelar pada hari Jumat. Untuk rincian musabaqohnya itu sendiri Pidato ada tiga kategori, Pemilihan dai kecil (pildacil) dengan peserta maksimal kelas VII SMP, pemilihan dari remaja (Pildara) kelas VIII dan IX SMP, dan pemilihan dari dewasa (Pildawa) pesertanya siswa SMK.

"Untuk murotal sendiri pesertanya adalah dari kelas VII SMP kemudian CCIN mulai kelas VIII SMP sampai SMK," terangnya.

Sementara untuk acara intinya digelar hari Sabtu (15/11/2014) mulai pukul 08.00 WIB dengan diisi penampilan-penampilan para santri, mulai dari marawis, menyanyikan lagu indonesia raya oleh paduan suara, juz amma, himne ikhtitam, amsilatutasrifiyah, nadom jurumiyah, nadom hidayatusibyan, fiilmi tazwidul qur'an, nadmul imriti, pidato Bahasa Inggris dan Bahasa Sunda.

"Bahkan ada juga pembacaan cerpen karya KH Mustofa Bisri, yang judulnya Gus Ja'far. Cerpen ini merupakan cerpenterbaik se-Asia Tenggraa tahun 2004," tambahnya.

Sementara setelah dzuhur dijadualkan acara spektakuler yang sangat ditunggu-tunggu oleh para santi yaitu acara penganugerahan MC, Qori, Pelantun Sholawat dan Dai tervaforit, santi putra dan putri terbaik, serta dewan guru dan alumni tervaforit. 

"Untuk nominasi-nominasinya akan dibacakan oleh santri-santri yang terpilih dan sudah dilatih," ujarnya.

Setelah itu kembali dilakukan pementasan santri yang memiliki keahlian dalam Puisisasi al-quran, judulnya hariqiamat dan kegoncangan hari kiamat. Di hari penutupan, Sabtu, akan digelar lantunan  nadom imriti dan alfiah. (zi)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -