Karawang Juara Lomba HAI ke-49 di Tingkat Jawa Barat





KARAWANG, KarawangNews.com - Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal Dinas Penidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang mendapat piala terbanyak di perlombaan Hari Aksara Internasional (HAI) ke-49 tingkat Provinsi Jawa Barat di Soreang Bandung 1-2 Nopember 2014. Piala yang diraih diantaranya juara 1 unjuk kabisa, juara favorit defile, juara 1 Pos PAUD Anggrek dan juara stand paling banyak pengunjung.

Dijelaskan Kabid PNFI Karawang, Amid Mulyana SE, Karawang menampilkan yang beda dibanding kabupaten lain, diantaranya penampilan stand, salah satunya standnya punya konsep 'puzzle', sehingga menarik penasaran para pengunjung untuk melihat. Selain puzzle, juga menampilkan batu akik dan sablon kaos yang langsung bisa dipesan dan dipakai.

Pada unjuk kabisa, Karawang mampu jadi perhatian para penonton saat menampilkan rampak gendang oleh para penilik binaan H. Suwanda. Ini menjadi nilai lebih bagi juri, sebab rampak gendang yang ditampilkan kompak dan serasi, sehingga seni ini mendapat antusias dari penonton.

Sementara itu, Karawang juga mendapat juara 1 Pos PAUD Anggrek Kecamatan Ciampel, sebagai teladan PNFI berprestasi tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2014. Piala itu diberikan di lomba Hari Aksara Internasional ini.

Peringatan Hari Aksara Internasional ke-49 ini dibuka Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser, Sabtu (1/11/2014). Pembukaan dimulai dengan defile masing-masing kabupaten yang menampilkan berbagai 'kamonesan' sesuai ciri masing-masing daerah. Pada saat defile, Karawang menampilkan kesenian engrang yang diperagakan oleh anak-anak Paket B.

Defile Karawang ini diikuti 200 peserta dan terbanyak dari kabupaten lain. Defile ini mengikut sertakan para penilik, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), kepala UPTD PAUD-SD, pengelola kursus, pengelola Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) dan Himpunan Pendidik Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi).

"Keberhasilan ini merupakan keberhasilan PNFI Kabupaten Karawang, saya ucapkan terima kasih kepada semua stakeholder," jelasnya, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (3/11/2014) pagi.

Kata Amid, di tahun 2015, Kabupaten Karawang akan menjadi tuan rumah Hari Aksara Internasional ke-50 tingkat Provinsi Jawa Barat.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar yang hadir di acara penutupan Minggu (2/11/2014) pukul 16.00 WIB menekankan, PNFI harus jadi lini di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan harus dibantu anggarannya, karena PNFI adalah pendidikan yang harus dirasakan masyarakat agar memiliki keahlian khusus, terutama masyarakat yang kurang mampu mengenyam di pendidikan formal.

Dirjen Paudni yang diwakili Kepala Pusat Pengembangan Paudni Jayagiri Bandung, Ir.Djajeng Baskoro, M.Pd menjelaskan, pada 2013 jumlah penduduk buta aksara di Indonesia yang masih tinggi terdapat di 11 provinsi, yaitu Papua sebesar 30,93% atau 615.977 jiwa, Nusa Tenggara Barat 10,92% atau 314.435 jiwa, Sulawesi Barat 7,96% atau 60.164 jiwa, Sulawesi Selatan 7,37% atau 381.329 jiwa, Nusa Tenggara Barat Timur 7,21% atau 203.002 jiwa, Jawa Timur 5,92% atau 1.481.646 jiwa, Kalimantan Barat 5,76% atau 170.038 jiwa, Bali 5,33% atau 140.628 jiwa, Papua Barat 4,92% atau 26.280 jiwa, Sulawesi Tenggara 4,60% atau 65.924 jiwa dan Jawa tengah 4,54% atau 960.905 jiwa. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -