Harga Cabe di Johar Naik Jadi Rp 45 Ribu/Kilo

KARAWANG, KarawangNews.com - Akibat kekeringan yang berkepanjangan di wilayah Karawang yang terjadi hingga awal Nopember 2014 ini, harga cabe di pasar tradisional Johar terus merangkak naik, rata-rata kenaikan mencapai 20 hingga 30 persen per kilonya. Sejumlah pedagang mengeluhkan ketidakstabiulan harga ini yang membuat kerugian bagi mereka.

Sejumlah pedagang pasar tradisional Johar ini terpaksa mengurangi jumlah pembelanjaan cabe sebagai solusi mengimbangi tingginya harga cabe saat ini.

Kenaikan harga cabe terjadi di minggu pertama Nopember 2014 ini, dari harga Rp 16 ribu per kilogram terus merangkak naik hingga mencapai harga Rp 45 ribu per kilogramnya.

Menurut pedagang, kenaikan ini dipicu akibat gagal panen di sejumlah daerah pemasok cabe akibat kekeringan yang masih terjadi, sehingga pasokan tersendat.

Tak hanya itu, rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) turut menjadi penyebab melambungnya harga cabe.

Akibat kenaikan harga ini, minat pembeli semakin berkurang, sehingga pedagang harus memangkas pembelanjaan cabe  50 persen dari kondisi normal. Sebab, selain untuk mengurangi beban pembelanjaan, jika terlalu banyak menyetok cabe maka cabe akan membusuk dan akan menurunkan harga jual cabe kepada konsumen.

“Diperkirakan jika kekeringan masih terus terjadi dalam sebulan kedepan, dipastikan harga cabe akan terus naik dari harga saat ini,” kata Kusnadi, pedagang setempat, Rabu (5/11/2014). (had)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -