Harga BBM Naik 30% Harus Diimbangi Upah Pekerja Naik

KARAWANG, KarawangNews.com - Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dari Rp 6.500 jadi Rp 8.600 per liter atau naik 30 persen, harus diimbangi dengan naiknya upah pekerja sebesar 30 persen mulai 21 Nopember 2014. Sebab, kenaikan BBM memicu kenaikan harga-harga kebutuhan pokok.

Hal itu dijelaskan anggota Komisi IX DPR RI, Rieke Diah Pitaloka saat menghadiri acara sosialisasi Program Keluarga Berencana, Rumah Sehat, RT Sehat dan Desa Berdikari, di Desa Pucung, Kecamatan Kotabaru, Selasa (18/11/2014) sore. Kata dia, pemerintah punya hak untuk intervensi subsidi BBM.

Rieke meminta, dengan kenaikan harga BBM ini perusahaan tidak mem-PHK pekerjanya. Sehingga, harus ada kebijakan politik perlindungan industri dan perdagangan dari pemerintah.

Selain itu, Rieke juga meminta kepada pemerintahan Jokowi-JK tidak boleh menjalankan kebijakan politik upah murah. Rieke menyatakan dukungannya terhadap buruh di seluruh Indonesia yang saat ini sedang bejuang bersama dewan pengupahan di setiap kabupaten/kota untuk kenaikan upah di tahun 2015.

"Jadi, gubernur jangan mengubah keputusan upah pekerja naik yang telah ditetapkan kabupaten dan kota," ucapnya. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -