Polisi Tangkap 2 Mobil Diesel Pengumpul Solar

Wartawan sedang mengamati modifikasi tabung BBM solar di dalam ruang mobil.
KARAWANG, KarawangNews.com - Polres Karawang berhasil menangkap penyalahgunaan pengangkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, Senin (6/10/2014) malam. Pelaku melakukan pengangkutan BBM solar sekitar 800 liter dengan menggunakan mobil Isuzu Panther warna hitam nopol B 8062 RI yang sudah dimodifikasi.

Pelaku berinisial JP (34) asal Medan, karyawan swasta di Tangerang Banten ini tertangkap dalam razia rutin polisi di perempatan lampu merah Karawang Timur, Desa Anggadita, Kecamatan Klari. Modus yang dilakukan pelaku yaitu membeli BBM solar dari beberapa pom bensin dengan harga Rp 5.500/liter dan ditampung dalam tanki yang ada di dalam mobil Isuzu Panther.

BBM tersebut rencananya akan diserahkan kepada penadah yang kini masih dalam pencarian polisi, biasanya dia menunggu di pertigaan Kosambi untuk dijual ke perusahaan-perusahaan dan kemudian tersangka JP mendapat upah Rp 100 ribu.

Pelaku diancam hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp 60 miliar. Dia dijerat Pasal 53 UU RI No. 22 tahun 2001 tentang minyak bumi dan gas.

"Kami akan tindak siapapun pelakunya, apakah dia pejabat atau bukan," kata Kapolres Karawang, AKBP Daddy Hartadi, kepada wartawan, Selasa (7/10/2014) siang.

Sebelumnya, Selasa (29/9/2014) pukul 5.30 WIB, polisi juga menangkap Iin Fahruzy (56) serta mobil Isuzu Panther nopol B 1139 EVB yang dikemudikannya, di Jln. Raya Gede Tanjungpura, karena kedapatan membawa 700 liter BBM jenis solar di dalam mobilnya yang sudah dimodikasi.

Pelaku tertangkap polisi setelah mobilnya mengalami kecelakaan dengan sepeda motor di jalan tersebut, setelah diperiksa polisi, ternyata ditemukan tanki dalam mobil tersebut.

Pelaku adalah warga Dusun Ciagem, Desa Jayamakmur, Kecamatan Jayakerta, dia dijerat
Pasal 53 UU RI No. 22 tahun 2001 tentang minyak bumi dan gas, dia diancam hukuman 3 tahun penjara.

Diketahui, pelaku penyalahgunaan BBM ini mengisi solar ke mobilnya dengan cara normal, yaitu 'full tank' melalui corong tangki mobil, tetapi tangki BBM dari mobil itu disedot ke atas, yaitu ke tangki penampungan berbentuk segi empat yang sudah dimodif di dalam ruang mobil, dengan cara ini petugas SPBU tidak mengetahui mereka dikelabuhi pelaku.

Kemudian, mobil ini kembali mengisi solar ke SPBU berikutnya dan dengan cara sama, yaitu pura-pura mengisi solar secara wajar dalam jumlah banyak. Setelah terisi penuh, BBM jenis solar itu dibawa ke penampung dan dikeluarkan dengan mudah melalui pintu samping mobil tersebut. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -