Penilaian Adipura Akhir Oktober Ini

KARAWANG, KarawangNews.com – Karawang bertekad ingin memperoleh Adipura yang akan dinilai pada minggu ketiga bulan Oktober hingga Nopember 2014. Adipura ini harus digapai dengan semangat pimpinan daerah, dinas pemerintah dan masyarakat. Penilaian Adipura akan dilaksanakan di 41 titik umum.

Kepala Badan Pengelolaan Lingkugan Hidup (BPLH) Karawang, Drs. Asikin, M.M, Rabu (15/10/2014) di ruang kerjanya menjelaskan, terakhir penilaian Adipura Kabupaten Karawang tahun 2012 lalu, hasilnya tidak memuaskan, Karawang peringkat ke 25 dari 27 kota besar di Jawa Barat dengan nilai 63,65.

Sedangkan untuk peringkat pertama yaitu Kabupaten Indramayu dengan nilai 74,69. Sebab, beberapa titik penilaian di Karawang masih rendah, seperti Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jalupang yang dinilai paling utama malah mendapat poin terpuruk, kemudian pasar yang dianggap belum asri dan refresentatif bagi pedagang dan pembeli.

“Tahun lalu, nilai TPA masih kurang, harusnya dikelola baik, diharapkan di TPA itu ada bank sampah organik dan non organik, sehingga TPA harus menghasilkan gas dari sampah untuk bisa dimanfaatkan masyarakat,” kata Asikin.

Diakuinya, tahun 2012 kurang koordinasi dan keseriusan pemerintah dan masyarakat untuk memperoleh Adipura, tetapi tahun ini sudah siap, termasuk kantor BPLH yang juga akan dinilai, karena tahun lalu nilainya 66,90 beda 0,86 dibanding kantor bupati dengan nilai 66,03, apalagi sekarang kantor BPLH sedang direnovasi.

Dia menyebutkan, 41 titik pantau tersebut diantaranya perumahan, Jalan Kertabumi, Ahmad Yani, AR Hakim, Dewi Sartika, Galuh Mas dan Jalan Syeh Quro atau Jalan Lamaran. Kemudian pasar, pertokoan, kantor dinas, kantor bupati, kantor kecamatan, sekolah, puskesmas, RSUD Karawang, taman kota, terminal, stasiun kereta api, sungai, selter, TPA termasuk fasilitas pengolahan sampah.

Peraturan menteri sekarang, kata Asikin, selain titik pantau juga dinilai sepanjang jalan menuju titik tersebut, tetapi memang ada beberapa jalan dan fasilitas yang masih proses perbaikan, mudah-mudahan tim penilai bisa memahami proses perbaikan itu, tetapi hingga hari ini Kabupaten Karawang sudah siap 80 persen dinilai untuk memperoleh Adipura.

“Adipura bulan tujuan utama, justru efek Adipura ini bisa memacu masyarakat agar menjaga kebersihan secara berkelanjutan, yang terpenting pada proses penilaian ini ada partisipasi masyarakat, termasuk camat, kepala desa dan lurah agar ikut membantu,”  akunya. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -