PD Dikti di STEI BCM Sudah Siap

KARAWANG, KarawangNews.com – Sekolah Tinggi Ekonomi Islam Bina Cipta Madani (STEI BCM) Karawang sudah menyiapkan perangkat sistem pelaporan secara elektronik yang kemudian hasil input datanya bisa langsung di-upload melalui sistem Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-Dikti) yang telah luncurkan Dirjen Kemenag RI pada akhir September 2014 lalu.

Sistem ini berdasar surat Edaran Kementrian Agama RI yang dikeluarkan oleh Dirjen Pendidikan Islam No. SE.I /Dj/I/PP.00.9/131/2014 tentang kodifikasi program studi dan pelaporan pada pangkalan data perguruan tinggi terbaru PD-DIKTI di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, yang mengharuskan setiap institusi perguruan tinggi melakukan up date pelaporan terkait sistem pembelajaran, juga kegiatan dan pelaporan mengenai legalitas mahasiswa, dosen dan institusi.

"Kami telah siap dengan sistem pelaporan tersebut, karena kami tidak ingin ada keterlambatan mengenai pelaporan institusi terhadap Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam (Korpertais) Wilayah II maupun pelaporan langsung kepada Dirjen Diktis, apalagi pelaporan ini soal keabsahan atau legalitas mahasiswa yang terdaftar di institusi kami, serta kegiatan civitas akademik lainya," kata Kepala Administrasi STEI BCM, Ahmad Saepudin Jarkasih, Minggu (12/10/2014).

Sehingga, STEI BCM diakui secara hukum dan sudah menjalankan sistem penjaminan mutu terhadap institusi. Jadi, calon mahasiswa yang akan mendaftar di perguruan tinggi ini tidak perlu khawatir terkait status legalitas sebagai mahasiswa.

Dijelaskannya, STEI Bina Cipta Madani adalah sebuah institusi perguruan tinggi yang memiliki program studi ekonomi syariah, saat ini mempunyai dua kampus pelaksana pendidikan, yaitu di Galuh Mas dan Jalan Stasiun Cikampek, keduanya menerapkan system yang sama terkait penjaminan mutu pendidikan tinggi agama Islam, untuk mencapai kualitas sumber daya manusia yang berkualitas.

Sedangkan, sistem pelaporan ini telah lakukan berdasarkan perintah undang-undang yang berlaku yaitu UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang pendidikan tinggi, Pasal 52-56, yaitu telah memposisikan Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) merupakan sistem penjaminan mutu, sistem data dan informasi, serta berfungsi sebagai sumber informasi bagi lembaga akreditasi, pemerintah dan masyarakat.

"Kami membuat sebuah sistem baru di internal manajemen dengan sistem komputasi yang kami sebut sebagai seri BCM 12, yaitu sebuah sistem input data pelaporan. Semua data base yang masuk akan bisa langsung ditransformasikan kepada sistem Pangkalan Data Perguruan Tinggi,"ucapnya. (spn)




Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -