Guru RA Butuh BOPF di Tahun 2015

KARAWANG, KarawangNews.com - Kasi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Karawang, H. Sopian, mengajukan Biaya Operasional Pendidikan Formal (BOPF) untuk Raudhatul Atfal (RA) se-Kabupaten Karawang. Mengingat, selama ini RA belum tersentuh BOPF, diharap tahun 2015 RA bisa biaya tersebut seperti yang sudah diterima TK dan PAUD.

“RA semakin eksis di karawag, bahkan perijinan RA semakin bertambah banyak, saya harap di tahun 2015 RA bisa dapat BOPF, karena RA merupakan lembaga pendidikan Islam, seperti TK dan PAUD,” kata Sopian, Selasa (28/10/2014) siang, di ruang kerjanya.

Hingga kini, tercatat ada 941 tenaga pengajar RA Pengawai Negeri Sipil (PNS) dan 10 tenaga pengajar non PNS. Sedangkan jumlah RA se-Kabupaten Karawang sebanyak 174 lembaga dengan siswanya berjumlah 8.136 anak.

“Sampai saat ini kita sedang proses 59 lebih RA yang daftar ke Kementerian Agama Karawang. Saya sangat berharap, tenaga pengajar RA bisa dapat dana insentif,” jelasnya.

Diceritakannya, ajuan ini sudah disampaikan ke PNFI Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga juga Wakil Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana, supaya tahun 2015 RA memperoleh BOPF.

“Tanggapan wakil bupati pun respon, kita tunggu saja di APBD murni tahun 2014, mudah-mudahan terealisasi,” kata Sopian.

Sebelumnya, Kabid PNFI Disdikpora Karawang, Amid Mulyana SE, pernah meminta dukungan kepada Komisi D DPRD kabupaten untuk menambah insentif guru PAUD tahun 2015 termasuk guru RA di bawah Kementrian Agama. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -