Disdikpora Karawang Gulirkan PKH

KARAWANG, KarawangNews.com - Pendidikan Non Formal dan Informal Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PNFI Disdikpora) Karawang akan mendapat bantuan dari program Pendidikan Keterampilan Hidup (PKH).

"Harapannya, kita bisa memberdayakan masyarakat Karawang, yaitu warga yang tidak memiliki keahlian agar bisa kursus. Pemberdayaan ini juga berlaku bagi janda yang memiliki anak, agar bisa mandiri dan punya usaha," kata Kabid PNFI Disdikpora, Amid Mulyana SE, Jumat (10/10/2014).

Sementara, tiap peserta PKH akan dialokasikan Rp 1-2 juta, yang penting peserta PKH ini bisa kursus dan kedepannya bisa mempertanggungjawabkan kualifikasi kompetensinya, karena untuk mencapai mahir butuh biaya kursus hingga Rp 4 juta.

Diakuinya, program ini belum bergulir, tetapi sudah mendapat reward dari pemerintah. Kata dia, banyaknya pengangguran dan warga kurang mampu yang belum punya usaha menjadi alasan digulirkannya PKH ini.

Dijelaskan Amid, pemberian bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan, keterjangkauan, kualitas, kesetaraan dan kepastian layanan pendidikan anak usia dini Pendidikan Non Formal dan Pendidikan Informal, sesuai Pemendikbud No. 64 Tahun 2012 Pasal 2.

Pemberian bantuan sosial program PKH adalah bantuan dana dari pemerintah untuk mendidik dan melatih warga masyarakat yang telah memenuhi persyaratan tertentu, yaitu usia kerja yang putus sekolah, pengangguran dan kurang mampu, agar mengikuti program PKH, supaya menguasai keterampilan fungsional praktis yang dapat dijadikan bekal untuk bekerja di sektor formal maupun informal sesuai dengan peluang kerja (job opportunities) yang ada dan bisa membuka usaha dengan peluang usaha sendiri.

Tujuan bantuan sosial ini untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat dengan prioritas usia 18 sampai 40 tahun, untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap mental sesuai dengan kebutuhan mereka, untuk bekerja atau berwirausaha, serta meningkatkan kualitas hidupnya.

Selain itu, memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk mengikuti program kursus berbasis kompetensi, serta meningkatkan kualitas hidupnya. Juga memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk mengikuti program kursus berbasis kompetensi, serta memfasilitasi penempatan kerja pada dunia usaha atau dunia industri dan berusaha mandiri.

Juga, memberikan peluang bagi lembaga kursus dan pelatihan maupun lembaga pendidikan lain untuk berpartisipasi dalam pengentasan pengangguran dan kemiskinan. (spn)






Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -