Birokrasi Perlu Diinstal Ulang

Warga Menulis
Oleh: Mahar Kurnia
Pendiri Yayasan Yatim Putra Karawang
Rabu (22/10/2014)

PERGANTIAN kepemimpinan nasional sudah dilaksanakan, pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI, Joko Widodo dan Jusuf Kalla, Senin (20/10/2014) kemarin adalah isyarat akan banyak terjadi perubahan pembangunan secara menyeluruh.

Ini pertanda eforia dan pesta demokrasi Indonesia sudah selesai pasca Pemilihan Legislatif (Pileg) dan  Pemilihan Presiden (Pilpres). Ini menuntut pemerintah daerah Kabupaten Karawang agar meningkatkan kinerja dan pelayanan publik lebih produktif.

Pasca ditangkapnya Bupati Karawang Ade Swara, maka transisi kepemimpinan dikendalikan oleh wakil bupati dan sekretaris daerah dalam birokrasi pemerintahan di Kabupaten Karawang. Setidaknya ada tujuh prioritas yang harus diutamakan dan segera dibenahi oleh Wakil Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana dalam menjalankan pemerintahan transisi.

Pertama adalah pelayanan birokrasi yang dirasa harus diinstal ulang oleh Cellica, karena masih banyak keluhan masyarakat tentang kedisplinan pegawai negeri, penerimaan laporan dan pelayanan masyarakat yang wajib dibenahi secara prioritas, seperti perijinan, termasuk pengurusan dokumen.

Kedua, permasalahan tenaga kerja yang tak kunjung ada habisnya, seperti persoalan PKWT, outsourching dan ketersediaan lapangan kerja bagi para lulusan SMA/SMK yang jumlahnya terus bertambah, hingga menuntut pemerintah untuk mampu membuat program padat karya, menciptakan situasi kondusif dan rangsangan agar para investor melirik Karawang sebagai wilayah yang potensi untuk berbisnis.

Ketiga, permasalahan lingkungan dan kebersihan, meskipun dinilai sepele ini mampu menciptakan gesekan sosial yang dampaknya akan memperhambat pembangunan itu sendiri, serta Karawang yang kotor dan berserakan sampah, ketersediaan taman kota yang beralih fungsi pun menimbulakan kesan Karawang semerawut dan tidak nyaman bagi masyarakat, terlebih lagi lingkungan kotor dan penyakit yang akan menyerang jika musim hujan.

Keempat, persoalan kesehatan, program BPJS, Pemkab Karawang harus segera secara terus menerus mensosialisasikan program ini hingga ketingkat desa, karena masih banyak masyarakat yang belum tahu dan mengerti tentang program BPJS tersebut.

Kelima, tata kota belajar dari kabupaten tetangga yang menurut data dan informasi, pendapatan jauh di bawah Karawang, tetapi mampu menata kota dan infrastruktur baik, termasuk kemacetan yang menghambat roda ekonomi perlu dipikirkan solusinya dan mengajak duduk semua pihak.

Keenam, Karawang kaya sumber daya alamnya, kita punya gunung dan garis pantai yang luar biasa, dorongan pemerintah sangat ditunggu masyarakat, bagaimana menggali potensi ini menjadi sebuah perhatian khusus pemerintah, karena selain menciptakan lapangan pekerjaan juga meningkatkan sumber pendapatan daerah.

Ketujuh adalah pendidikan, dengan kurikulum yang ada dan sudah ditentukan, ternyata banyak yang belum dirasa maksimal, terutama pendidikan karakter, berapa banyak pergeseran nilai dari anak-anak didik yang jauh dari kebiasaan dan ciri bangsa Indonesia, harusnya pendidikan ini memiliki kearifan dan kesantunan, ini bisa kita bentengi dalam dunia pendidikan, maka pemerintah harus mampu mengawasi pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.

Belum lagi persoalan budaya dan lainnya. Untuk melaksanakan pekerjaan banyak dan berat ini tentunya kita sebagai masyarakat tidak bisa mengandalkan pemerintah, perlu upaya sinergi dan hasrat yang positif dari pemerintah untuk merangkul semua komponen masyarakat. Percuma LSM dan ormas banyak di Karawang jika mereka tidak digerakan dan bermanfaat untuk masyarakat.

LSM dan Ormas yang ada di Karawang pasti mau dan mampu beriringan membantu upaya-upaya pemerintah dalam pelaksanaan suksesi pembangunan. Ajak mereka bicara, ajak mereka bekerja, jangan hanya jadi segerombolan orang yang kadang mereka juga menunggu apa yang mereka harus dilakukan.

Saya yakin LSM dan ormas, mahasiswa, pengusaha dan seluruh komponen masyarakat  dapat bekerjasama dan membantu upaya-upaya pemerintah daerah mewujudkan sinergi pembangunan menuju kesejahteraan masyarakat.

Beri mereka perhatian dan ajak bekerja, itu yang penting. Kita ingin Karawang berbenah dan segera melakukan apa yang harus dilakukan, membangun dalam sinergi dengan alam menuju masyarakat yang sejahtera. (*)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -