Aktivitas Orang Asing Perlu Diwaspadai

KARAWANG, KarawangNews.com - Kantor Imigrasi Kelas II Karawang menggelar rapat tim Pengawasan Orang Asing (Pora) di RM. Indo Alam Sari Karawang, Senin (27/10/2014). Sebab, sesuai Pasal 62 Undang-undang No. 6 Tahun 2011, tentang keimigrasian, maka pengawasan keimigrasian meliputi pengawasan terhadap warga negara Indonesia dan pengawasan terhadap warga asing.

Pengawasan warga negara asing ini meliputi pengawasan lalu lintas orang asing yang masuk atau keluar wilayah Indonesia, serta pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing di wilayah Indonesia.

Wakil Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana menyatakan, keberadaan warga negara asing yang melakukan beragam kegiatan di wilayah hukum Indonesia perlu mendapat perhatian semua pihak, maka koordinasi antar intansi mutlak dilakukan.

Dikhawatirkan, transit orang asing dan barang sangat berpotensial diboncengi oleh kepentingan illegal dan tidak bertanggung jawab, misalnya perdagangan manusia, penyelundupan manusia, lalu lintas barang terlarang, serta kepentingan bernuansa politik, ekonomi, sosial budaya yang dapat mengancam stabilitas negara dan daerah.

“Di satu sisi, kehadiran orang maupun investasi asing memang sangat dibutuhkan selama membawa manfaat bagi pembangunan dan pengembangan daerah, tetapi dampak negatifnya juga harus diwaspadai,” kata Cellica.

Untuk itu, kehadiran tim Pora di Kabupaten Karawang ini merupakan wadah tukar-menukar informasi yang berkaitan dengan orang asing yang keluar-masuk daerah Karawang, juga keberadaan dan kegiatan orang asing wajib diawasi, tetapi pengawasan dilakukan dengan tidak berlebihan yang justru menyebabkan terganggunya kenyamanan dan kelancaran aktivitas orang asing tersebut.

Melalui rapat koordinasi ini, kata Cellica, diharapkan dapat menyamakan persepsi sebagai anggota tim Pora. Sehingga, akan mendapatkan data dan informasi tentang keabsahan dan kegiatan orang asing di daerah sesuai dengan bidang tugas masing–masing.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Karawang, Pramella Y. Pasaribu, SH. M. Hum  mengatakan, pengawasan orang asing tidak dapat dilakukan sendirian, tapi perlu berkoordinasi  dengan instansi pemerintah pusat maupun daerah, diantaranya dengan membentuk tim Pora ini. (rls)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -