Warga Pangkalan Minta Tolerasi Menggali Batu Kapur

KARAWANG, KarawangNews.com - Penambang batu kapur di Desa Tamasari, Kecamatan Pangkalan meminta dispensasi atau toleransi agar bisa melakukan kegiatan pertambangan.
Para penambang batu kapur ini bersikeras kembali melakukan aktivitasnya yang saat ini terhenti akibat Pemprov Jawa Barat memutuskan menutup kegiatan pertambangan liar tersebut.

Dijelaskan, seorang penambang juga Humas Paguyuban Penambang Batu Kapur Desa Tamansari, Ujang Nur Ali, Sabtu (6/9/2014), penggalian batu kapur ini mampu menyerap seribu lebih tenaga kerja dan mampu menggerakan perekonomian warga setempat.

Mensikapi desakan ini, Asisten Daerah II Pemkab Karawang, Ramon Wibawa Laksana menyatakan, tidak bisa memberi toleransi kepada penambang liar di wilayah Karawang selatan, karena penutupan pertambangan itu sudah menjadi keputusan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kata Ramon, Pemkab telah memutuskan, kegiatan pertambangan liar itu dihentikan sesuai dengan surat rekomendasi Bupati Karawang No. 180/3442-Huk, tentang penutupan kegiatan pertambangan batu kapur di Desa Tamansari, Kecamatan Pangkalan.

Pemprov Jawa Barat pun meminta, kegiatan penggalian batu kapur di sekitar Kecamatan Pangkalan dihentikan, karena di daerah itu terdapat ribuan hektar kawasan karst yang harus dilindungi dan tidak boleh ditambang.

Kata dia, untuk mengetahui daerah yang dilarang untuk ditambang dan yang dibolehkan, maka pihaknya akan melakukan kajian geologi. (spn/Al)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -