PPDI 'Ngotot' Minta Menjabat Hingga Usia 60 Tahun

KARAWANG, KarawangNews.com - Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Karawang meminta Pemkab Karawang membuat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) desa dengan menekankan masa tugas aparatur desa dibatasi hingga usia 60 tahun. PPDI menolak jika dalam Raperda itu masih ada pasal yang menyatakan masa jabatan aparatur desa dibatasi 6 tahun, sama seperti masa jabatan kepala desa.

“Dalam Raperda masih menyebutkan masa jabatan aparat desa 6 tahun dan bisa diangkat kembali, ini bunyi yang salah, keinginan kita itu diubah, karena tidak sesuai dengan PP No. 43 tahun 2014 tentang desa yang sudah disahkan. Pokoknya kami ‘ngotot’ untuk segera dirubah,” kata Sekretaris PPDI Karawang, juga Kaur Pemerintahan Desa Sabajaya, Kecamatan Tirtajaya, Aan Karyanto, Selasa (9/9/2014) siang.

Kata dia, aparat desa hanya bisa diganti jika usianya sudah lewat 60 tahun atau meninggal dunia, termasuk jika kena pidana. Selama masa jabatan itu aparatur desa tidak bisa diberhentikan, sehingga akan lebih fokus membenahi desanya, meski di desa tersebut telah terjadi beberapa kali pergantian kepala desa terpilih.

Selain itu, masa jabatan dan masa tugas PPDI tidak masuk ke ranah Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi), PPDI hanya fokus ke Raperda yang saat ini sedang digodok Pemkab Karawang.

“Kami pengurus kabupaten fokus pada klausul itu. Maka, diharap konsederan atau peraturan pemerintah dan Perda tentang desa yang berkaitan dengan aparat desa ditekankan bukan jabatannya, tapi masa tugas, yaitu masa tugas perangkat desa sampai usia 60 tahun, baru bisa diberhentikan,” jelasnya.

Terkait pejabat sementara (Pjs) kepala desa yang nanti akan menjabat untuk mengisi kekosongan kepala desa menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Karawang, Pjs ini tidak punya kewenangan untuk memberhentikan perangkat desa, karena secara otomatis di peraturan pemerintah itu tidak diatur Pjs memberhentikan perangkat desa.

“Sehingga, meskipun jabatan kepala desa diperpanjang atau dipimpin kepala desa yang baru terpilih, PPDI tetap masih menjabat, maka saat ini kita fokus terhadap Raperda yang akan disahkan,” aku Aan.

Dia menegaskan, jika ada isu PPDI mendukung Apdesi dan Persatuan Sekretaris Desa (Persekdes) itu tidak benar, karena PPDI hanya fokus terhadap Raperda dan pekerjaannya, sehingga siapapun yang akan jadi Pjs itu adalah pimpinan yang patut dihargai dan dihormati oleh PPDI dan masyarakatnya. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -