PKB Tak Terpengaruh Polemik RUU Pilkada

KARAWANG, KarawangNews.com - Rancangan Undang-undang Pemilihan Kepala Daerah (RUU Pilkada) secara langsung maupun tidak langsung yang sedang dibahas di DPR RI, tidak menyurutkan langkah Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Karawang menyongsong Pilkada Karawang tahun 2015.

DPC PKB Kabupaten Karawang telah membentuk 'desk' Pilkada, bahkan saat ini sedang mempersiapkan langkah strategis untuk memuluskan calonnya, yaitu Ketua DPC PKB Jimmy Ahmad Zamakhsyari. Seperti diungkapkan Ketua Tim Pemenangan Desk Pilkada PKB Karawang, Rahmat Toleng Djati, Minggu (14/9/2014), PKB Karawang telah memutuskan untuk mengajukan Ketua Dewan Tanfidz-nya untuk ikut bertarung di Pilkada 2015.

"H. Jimmy Ahmad Zamaksyari sudah diputuskan untuk maju dalam Pilkada tahun 2015. Kebetulan, saat ini 'desk' Pilkada menunggu hasil keputusan RUU Pilkada, kita sudah merencanakan langkah-langkah strategis untuk memuluskan pencalonan beliau," ungkapnya.

Untuk memuluskan calonnya ini, langkah strategis yang dilakukannya adalah melakukan upaya komunikasi politik secara informal lintas partai politik dan lintas lembaga dengan bentuk peningkatan intensitas silaturrahmi.

Selain itu, tambah dia, DPC PKB Karawang telah memiliki beberapa rekomendasi kualitatif terkait kepemimpinan Kabupaten Karawang ke depan. Kata dia, Karawang merupakan daerah persilangan budaya dan sedang berada pada masa transisi secara sosial-kultural, maka membutuhkan pemimpin yang kuat, tegas, jujur dan mampu bergaul dengan rakyat.

"Ini daerah persilangan budaya yang secara sosial masyarakatnya sedang berada dalam kultur transisional. Jadi, kita benar-benar butuh pemimpin yang kuat dan pandai bergaul," terangnya.

Dijelaskannya, Karawang sebagai daerah agraris sekaligus industri membutuhkan sentuhan pemimpin dengan visi pembangunan dengan perencanaan yang cepat secara matang dan bijaksana. Dengan latar belakang kondisi tersebut, menurutnya Karawang membutuhkan model pemimpin yang siap bekerja keras, bekerja secara cerdas dan kerja tuntas.

Saat ini, birokrasi-birokrasi di Pemerintahan Kabupaten Karawang dinilainya cenderung masih jauh dari konsep pemenuhan pelayanan yang optimal. Pemkab cenderung masih lemah mengimplementasikan dirinya sebagai pamong praja, yakni pelayan masyarakat, karena masih kuatnya kultur pangreh praja, penguasa bagi rakyat.

"Dengan slogan Karawang Interasih tentu yang kita harapkan adanya pemimpin yang secara psikologis mampu menggerakkan reformasi birokrasinya secara matang dan fundamental," kata Toleng. (mus)






Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -