Mengemban Amanah Sebagai Polisi Wanita

Bagi AKP. Iis Puspitaningsih, SH menjalani profesi sebagai anggota Polri telah menjadi keputusan hidupnya, sehingga suka duka yang dialami selama menjalankan tugas sebagai anggota kepolisian harus diterima dengan ikhlas.

Perempuan kelahiran Karawang 27 Juli 1977 ini menuturkan, kisah awal menjadi seorang anggota Polri karena dorongan lingkungan keluarga. Banyak diantara anggota keluarganya yang menjadi anggota TNI dan Polri. Meski, kini menekuni profesi anggota Polri telah diterima sebagai keputusan hidup, serta dijalankan dengan ikhlas dan penuh rasa tanggungjawab.

Menurut Puspita, menjalani tugas kepolisian sebagai Kanit Rigident Polres Karawang adalah amanah, sekaligus ujian, karena ujian itu tidak melulu diartikan dengan hal-hal yang bersifat buruk. Hal yang kelihatan baik dan bagus sekali pun, jika tidak dijalankan dengan baik dan amanah akan berimplikasi buruk. Jadi, jabatan sebagai anggota Polri ini juga sarat bermakna ujian.

“Menjadi anggota Polri sesungguhnya profesi yang mulia, karena tugas kepolisian adalah melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat. Namun demikian, implementasinya kembali kepada diri pribadi masing-masing,” kata ibu dari Muhammad Mahardika Arkan ini, Jumat (5/9/2014).

Bagi Puspita, yang penting menjalankan tugas sebagai anggota kepolisian harus sesuai aturan dan koridor yang berlaku.

Menjadi anggota polri dengan segudang tugas dan tanggungjawab, tidak lantas putri ketiga dari pasangan alm. H. Wiratma dan alm. Hj. Siti Hajar Hardiatin lupa akan kodratnya sebagai perempuan dan ibu rumah tangga.

“Tugas sebagai anggota Polri dan tugas sebagai ibu rumah tangga harus berjalan seimbang. Kedua tugas tersebut harus dijalankan dengan ikhlas dan harus diniati sebagai ladang ibadah,” kata Istri dari Dr. Chandra Hayatul Iman ini.

Sebagai putra daerah, menjalani tugas anggota polri tidak hanya dijalannya dengan baik dan penuh tanggungjawab, tetapi bagi Puspita, menjalankan tugas anggota kepolisian harus benar-benar memberikan kontribusi bagi kemajuan masyarakat Karawang.

Puspita berpandangan, masyarakat Karawang saat masih rendah disiplin berlalu lintas. Untuk itu, masyarakat Karawang perlu diberikan edukasi dan pemahaman baik agar terbangun kesadaran akan rasa kedisiplinan.

Dengan begitu, Puspita secara sukarela sering melakukan kegiatan penyuluhan kepada masyarakat untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang undang-undang lalu lintas dan berbagai pengetahuan tentang lalu-lintas. Meskipun, hal tersebut bukan merupakan tugas pokoknya sebagai perwira Polri.

“Kegiatan penyuluhan adalah bentuk pengabdian dan wujud kepedulian terhadap kemajuan masyarakat Karawang agar mempunyai kedasaran akan kedisiplinan,” ucapnya.

Puspita berharap, dengan momentum hari polisi wanita dapat menggugah kesadaran para pemimpin untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi kaum perempuan untuk mengisi job-job di lembaga kepolisian.

Alumni Fakultas Hukum Universitas Singaperbangsa Karawang ini menuturkan pesentasi perempuan yang berkarier di Lembaga Kepolisian di Kabupaten Karawang ini dianggap masih rendah, yaitu berkisar hanya 14 persen, bila dibandingkan dengan jumlah anggota polisi laki-laki.

“Kalau perempun memang dinilai mampu untuk menduduki jabatan-jabatan tertentu di lembaga Kepolisian ini, kenapa tidak, “ ucap perempuan yang mempunyai hobi membaca buku ini.

Bagi Puspita, menekuni dan menjalankan tugas sebagai anggota kepolisian telah dilaluinya dengan penuh suka dan duka, tetapi rasa keikhlasan dan tanggungjawab yang terpatri dalam jiwanya, membawa dia tetap tegar dan bersemangat sebagai anggota polisi.

“Suka dan duka selama menjalankan tugas kepolisian harus diterima dengan ikhlas, tugas menjadi anggota polisi ini harus diiringi niat sebagai ibadah, “ kata perempuan yang mempunyai moto ‘Hidup itu susah, tetapi jangan dibuat susah, harus dijalankan dengan ikhlas dan disyukuri’. (nalSK)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -