Manajer Persika Protes, Suratin Cup Diganti Dedi Mulyadi Cup

KARAWANG, KarawangNews.com - Manajer Persika Karawang, Rakhmat Gunadi mengkritisi kebijakan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Jawa Barat yang merubah nama Suratin U 17 Cup Jawa Barat 2014 menjadi Dedi Mulyadi Cup, yaitu nama Bupati Purwakarta.

"Seharusnya PSSI tidak mengingkari perjuangan Ir. Suratin yang susah payah membangun sepakbola di Indonesia ini, sebelum Indonesia merdeka. Ini sama saja tidak menjiwai makna para pendiri sepakbola di Indonesia dengan adanya perubahan nama kejuaran Suratin Cup menjadi Dedi Mulyadi Cup," ujarnya, kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (25/9/2014) sore.

Dengan tidak mengurangi rasa hormat, ia menegaskan PSSI yang didirikan oleh Ir. Suratin pada tahun 1930 adalah simbol perjuangan bangsa dan pemersatu bangsa, Suratin yang dianggap pahlawan sepak bola ini dilegendakan namanya di event kejuaraan sepak bola Indonesia.

"PSSI itu lahir di tengah bangsa Indonesia saat menghadapi tekanan dan diskriminasi dari kolonial Belanda. Jadi PSSI itu didirikan sebagai alat untuk melawan penjajah, sebagai pemersatu bangsa. Artinya, semangat pemersatu ini harus kita jaga sampai kapan pun," paparnya.

Meski kebijakan sebuah ajang selevel PSSI Jawa Barat dilakukan perubahan, harusnya PSSI dapat melandasi buah pemikiran Ir. Suratin, sehingga ketika diterapkan tidak menimbulkan  pandangan tertentu.

Diakuinya, prinsipnya dia hanya menyerukan sikap saling menghormati, apalagi jika dibandingkan jasa Ir. Suratin mendirikan PSSI, maka kaitan persoalan ini tidak sebanding dengan apa yang telah dikorbankan Ir. Suratin.

"Saya juga sering membuka berbagai kejuaran even sepak bola di Karawang, tapi sekalipun  tidak pernah terbersit ajang sepak bola itu dinamai Gunadi Cup," tegasnya, tertawa.

Di tempat terpisah, Asisten Manajer Persika Suratin U 17 Karawang, Solehudin menyatakan, kebijakan PSSI Jawa Barat telah merubah nama Suratin Cup menjadi Dedi Mulyadi Cup tidak ada relevansinya jika ditilik dari perjuangan pendiri PSSI  yang diusung Ir. Suratin.

Kata dia, ini pelanggaran, seharusnya Ir. Suratin yang telah bekerja keras mendirikan organisasi sepak bola sekaligus ketua umum pertamanya, tidak dilangkahi begitu saja. Diakuinya, ihwal kebijakan PSSI merubah Surtin Cup menjadi Dedi Mulyadi Cup perlu dipertanyakan. (fir)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -