HUT Karawang, Bekah Bagi Penjual ‘Pangsi Hideung’

KARAWANG, KarawangNews.com - Di Ulang Tahun Kabupaten Karawang ke 381 menjadi bulan berkah bagi Asep yang akrab disapa Jampang Putra Sunda, karena di HUT Karawang ini galeri asesoris Sunda miliknya yang berlokasi di tanggul sungai belakang Stadion Singaperbangsa akan dibanjiri pengunjung yang membeli ‘pangsi hideung’.

Mengingat, ‘pangsi hideung’ atau busana Sunda ini dipilih sebagai pakaian wajib HUT Karawang. Pakaian itu diwajibkan bagi semua pejabat Pemkab Karawang, juga masyarakat Karawang yang terlibat memeriahkan HUT ini.

“Di ulang tahun Karawang nanti diwajibkan pakai baju pangsi hideung,” kata Jampang, kepada wartawan, Minggu (7/9/2014) siang.

Kata dia, melalui usahanya ini, masyarakat Karawang tidak hanya mengoleksi kerajinan-kerajian Sunda, juga tidak melupakan budaya dan kesenian-kesenian Sunda, khususnya bagi para pemuda yang masih kurang membanggakan budayanya sendiri.

“Saya berharap, banyak pemuda yang melestarikan budaya Sunda,”  kata Jampang, sambil memperlihatkan busana yang dia pakai, khas Sunda.

Harga baju ‘pangsi’ berbeda-beda, tergantung ukuran dan warna, pangsi hitam Rp 170 ribu satu set celana dan baju. Sedangkan pangsi yang berwarna, harganya lebih murah Rp 10 ribu - Rp 20 ribu per bajunya, tergantung ukuran.

Asesoris yang dijual di galerinya ini beragam, ada pusaka kujang, bendo, kalung kujang, pin kujang, tas koja, sabuk-sabuk Sunda, ada juga beberapa Betawi, seperti sandal Betawi dan kopiah betawi. Kata dia, barang-barang ini dia beli dari seorang perajin kerajinan Sunda.

Selain itu, dia juga menjual golek beberapa ukuran, diantaranya golek kecil yang disebut obreg, hingga golek yang berukuran besar atau disebut ibing yang biasa dipakai dalang dalam pementasan wayang golek. Harganya pun beragam, tergantung dari ukuran dan kehalusan.

“Yang kecil yang paling murah Rp 20 ribu, yang paling mahal bisa sampai Rp 1,5 juta,” ucap Jampang.

Diakuinya, biasanya ia membuat golek sendiri, tetapi kini ia lebih banyak memesan dari pengrajin lainnya. Bahannya pun kini menggunakan kayu jinjing bodas. (in/spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -