Harga Solar Naik, Hewan Qurban Pun Naik

KARAWANG, KarawangNews.com - Menjelang hari raya Idul Adha tahun 2014, harga hewan qurban di Karawang mengalami kenaikan yang cukup signifikan dibandingkan harga hewan qurban pada tahun lalu. Menurut seorang penjual hewan qurban di Karawang, ini disebabkan kenaikan BBM jenis solar yang biasa digunakan untuk mengangkut hewan qurban dari peternakan.

“BBM naik, jadi biaya transportasi dan tenaga kerjanya juga naik, itu berpengaruh untuk harga hewan qurban,” kata Abah Ikhsan, seorang penjual hewan qurban, kepada wartawan, Selasa (23/9/2014).

Kata dia, harga hewan qurban jenis kambing dan domba rata-rata naiknya Rp 300 ribu per ekornya dibandingkan dengan harga pada tahun lalu, sedangkan untuk sapi kenaikannya rata-rata Rp 3 juta per ekor. Harga hewan qurban pun beragam, tergantung ukuran.

“Kambing yang termahal disini Rp 3,5 juta, sedangkan untuk sapi Rp 25 juta per ekornya,” tambahnya.

Dijelaskannya, kenaikan hewan qurban pada tahun ini terjadi di beberapa daerah dan rata-rata kenaikannya sama. Kenaikan harga yang cukup besar ini menurutnya sama saja pindah harga.

“Kalau seperti ini bukan naik lagi, tapi pindah harga, ini tidak hanya terjadi di Karawang, di beberapa daerah lain pun sama,” ucapnya.

Menurut Ikhsan, hal lain yang menyebabkan naiknya harga hewan qurban, khususnya domba di daerah Karawang adalah pembibitan domba betina yang kurang baik, karena biasanya setiap hari domba betina dipotong untuk konsumsi sebagai sate kambing. Setiap hari, domba betina yang dipotong sekitar 40 ekor.

“Itu sangat disayangkan, sedangkan pembibitan membutuhkan domba betina, jika jumlah domba betina sedikit, otomatis harganya akan naik,” ujarnya.

Tak hanya itu, kendala lainnya yaitu kurangnya lahan untuk mengembalakan hewan qurban. Sehingga banyak mengandalkan hewan dari luar Karawang.

“Sekarang lahan sudah beralih jadi pabrik-pabrik, sehingga susah menggembala kambing,” paparnya.

Diakuinya, penjualan hewan qurban tahun lalu, sekitar H-1 menjelang Idul Adha,  banyak pedagang hewan qurban kehabisan stok. Dia berharap, meskipun mengalami kenaikan pada tahun ini, tingkat penjualannya tidak mengalami penurunan.

“Mudah-mudahan sama seperti tahun lalu.” (cdr)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -