Ada Dancer Bugil di Mall KCP, Aliansi Muslim Geruduk Manajemennya

KARAWANG, KarawangNews.com - Sejumlah massa yang tergabung dalam aliansi masyarakat anti porno aksi terdiri Front Pembela Islam (FPI), Karawang Taruna Desa Sukaharja dan Yayasan Putra Karawang mendatangi manajemen Karawang Center Plaza (KCP), Senin (8/9/2014).

Kedatangan aliansi tersebut untuk meminta pertanggung jawaban pihak KCP terkait event Yamaha yang digelar pada Minggu (7/9/2014) kemarin, menampilkan penari seksi bugil secara vulgar. Sehingga aktivis organisasi Islam itu merasa dilecehkan atas porno aksi yang diperlihatkan untuk umum di KCP.

Dalam audiensinya, Pimpinan Yayasan Putra Karawang, Mahar Kurnia menyebutkan,  event tersebut sudah jelas melanggar norma agama serta bertabrakan dengan visi, misi Kabupaten Karawang yang mengedepankan iman dan taqwa.

“Dancer seksi vulgar tersebut tidak seharusnya ditampilkan secara umum, karena membawa dampak negativ untuk anak-anak. Karawang memiliki visi dan misi religious, tetapi malah disuguhkan penampilan yang porno aksi,” tegasnya.

Keberatan itu juga disampaikan dan disaksikan oleh Kapolsek, beberapa intel polres, pihak EO penyelenggara dan unsur masyarakat lainnya. Mahar mengaku,  menyayangkan atas event Yamaha yang digelar di KCP tidak disaring terlebih dahulu. Padahal menurutnya, sebelum menggelar event dipastikan ada runtutan acara yang disiapkan oleh Event Organizer (EO).

Akibat dampak buruk acara itu, Mahar mengancam akan mengerahkan massa yang lebih besar dan melaporkan kegiatan tersebut sebagai penghinaan dan pelecehan terhadap umat muslim dan masyarakat Karawang, terlebih bukti izin yang dikantongi dari Polres hanya acara musik saja, bukan acara dancer bugil seperti yang dilakukan.

“Kegiatan tersebut harusnya di saring, tidak seharusnya menampilkan dancer yang bugil disaksikan oleh ratusan anak kecil. Hal itu bisa melanggar peraturan porno aksi dan dapat di laporkan ke Polres,” kata Mahar.

Ia menambahkan, aliansi anti porno aksi ini menuntut manajemen KCP untuk mengakui penyesalan atas event yang digelar terdapat dancer porno aksi. Mahar mendesak agar manajemen KCP melakukan permohonan maaf kepada publik melalui media masa dan hasil keuntungan event tersebut harus disedekahkan kepada fakir miskin di wilayah setempat, sebagai wujud penyesalan nyata dari kesalahan tersebut. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -