Warga Bingung Pernyataan Kapolda dan Kapolres

KARAWANG, KarawangNews.com - Dua sikap Kapolda Jabar Irjen Pol M. Iriawan dan Kapolres Karawang AKBP Daddy Hartadi soal mengungkap kematian Ketua DPRD Karawang H. Tono Bahtiar mengundang tanya masyarakat Karawang, yakni mereka yang selama ini mengenal baik Tono Bahtiar dan para pendukung H. Tono Bahtiar yang terpilih menjadi calon anggota DPR RI periode 2014-2019.

Warga bingung dengan pernyataan Irjen Pol M. Iriawan yang mengatakan, Tono Bahtiar meninggal akibat bunuh diri, sedangkan AKBP Daddy Hartadi mengatakan, kematian Tono Bahtiar belum bisa dipastikan, karena masing menunggu hasil forensik dari Mabes Polri.

“Saya merasa aneh dengan pendapat berbeda antara Kapolda Jabar yang mengatakan Tono gantung diri, sedangkan Kapolres Karawang masih menunggu hasil forensik,” kata warga Rengasdengklok, Didin (45), Senin (11/8/2014) siang.

Dengan pernyataan yang berbeda itu, kata Didin, masyarakat tidak bisa memegang kepastian kematian Tono Bahtiar, karena keduanya adalah dua perwira polisi yang sama-sama dipercaya pernyataannya. “Mana yang harus dipegang ucapan yang benar, Kapolda atau Kapolres,” paparnya.

Kendati begitu, kebanyakan masyarakat tetap mengacu pada dua kesimpulan petinggi polisi tersebut, Kapolda Jawa Barat pun dalam pernyataannya diamini masyarakat, karena Kapolda memiliki bukti yang sah. Begitu pun dengan pernyataan Kapolres yang juga dipercaya oleh sejumlah masyarakat Karawang, kematian Tono Bahtiar memang harus diselidiki lebih dalam, sehingga tidak serta merta langsung mengambil kesimpulan tanpa penyelidikan. (sof/spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -