SMP Minhajut Thalibin Lebih Awal Realisasikan Kurikulum 2013

Masa Orientasi Peserta Didik (MOPD) SMP/SMK Minhajut Thalibin, Sabtu (9/8/2014) malam.
SUBANG, KarawangNews - Memasuki tahun pelajaran 2014-2015, seluruh sekolah merealisasikan kurikulum 2013. Namun bagi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Minhajut Thalibin, pelaksanaan kurikulum 2013 sudah dilakukan sejak awal dibukanya SMP tersebut tahun 2012 lalu.

"Kalian harus bangga masuk sekolah di SMP Yamin ini, karena saat ini kurikulum yang digunakan ternyata sama dengan yang sudah dilakukan di sini," ujar Abdul Hadi, guru SMP Yayasan Minhajut Talibin (Yamin) saat upacara penutupan Masa Orientasi Peserta Didik (MOPD) SMP/SMK Minhajut Thalibin, Sabtu (9/8/2014) malam.

Menurutnya sekolah berbasis pesantren yang diusung oleh Yamin di Dusun Pungangan, Desa Rancabango, Kecamatan Patokbeusi Kabupaten Subang itu sudah sejak dulu menggunakan metode-metode pembelajaran kurikulum 2013.

Kata dia, sejak bangun tidur sampai kembali tidur, peserta didik di sekolah ini terus dipantau kegiatannya, diantaranya praktek-praktek ibadah, sikap, etika dan akhlak yang diterapkan sehari-hari menjadi, ini menjadi penilaian khusus untuk menjadi bahan evaluasi.

"Pendidikan berkarakter yang saat ini digembar-gemborkan oleh pemerintah, sudah diterapkan sejak lama, saat itu baru ada pendidikan pesantren, sampai kita membuka pendidikan formal berupa SMP maupun SMK, jadi kita semua harus bangga bisa ada di sini," terangnya.

Dia menyampaikan, berbagai kurikulum pendidikan yang sudah dilewati dalam sejarah pendidikan di Indonesia, yang betul-betul sesuai dengan warga Indonesia adalah apa yang selama ini dikembangkan di dunia pesantren.

"Jadi hanya tinggal menguasai pendidikan umumnya saja, kita bisa jauh berkembang lebih baik dibanding yang lain, karena implementasi etika, akhlak dan ilmu agama itu sudah pasti menjadi titik berat pendidikan disini," ujar Hadi,  memompa semangat para peserta didik untuk mencintai Yamin.

Selain itu, dalam sambutannya Hadi juga menyampaikan, aturan di Yamin harus bisa diikuti bersama secara ikhlas, agar mendapat keberkahan pada kemudian hari. Kata dia, akan ada sanksi yang akan diberikan kepada peserta didik yang tidak mengikuti aturan, sanksi yang akan diberikan juga sangat menitik beratkan pendidikan kepada peserta didik.

"Diantaranya dengan harus menghafal atau membaca Al-Qur'an juga membersihkan lingkungan sekolah. Bagaimana pun kedisiplinan itu penting untuk melatih kita," jelasnya. (zi)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -