Pidato Soekarno Kembali Dibacakan di SMP/SMK Yamin

SUBANG, KarawangNews.com – “Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain, diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo sesingkat-singkatnya.”

Teks proklamasi yang pernah dibacakan Ir. Soekarno-Hatta di Jalan Pegangsaan Timur, Jakarta tanggal 17 Agustus 1945 itu kembali dibacakan lagi Inspektur Upacara HUT RI ke-69, Caca Sopandi kepada peserta didik SMP/SMK Minhajut Thalibin, Minggu (17/8/2014) pagi.

Bukan hanya teks Proklamasi yang disampaikan oleh inspektur upacara, dia juga berpidato yang pernah disampaikan oleh Presiden Soekarno menjelang Proklamasi.

“Saudara-saudara sekalian, saya telah minta saudara-saudara hadir di sini untuk menyaksikan satu peristiwa maha penting dalam sejarah kita. Berpuluh-puluh tahun kita bangsa Indonesia telah berjuang, untuk kemerdekaan tanah air kita bahkan telah beratus-ratus tahun. Gelombang aksi kita untuk mencapai kemerdekaan kita itu ada naiknya dan ada turunnya, tetapi jiwa kita tetap menuju ke arah cita-cita, merdeka,” ucap Caca, mengutip pidato Soekarno.

“Juga di dalam jaman Jepang, usaha kita untuk mencapai kemerdekaan nasional tidak berhenti-hentinya. Di jaman Jepang ini, tampaknya saja kita menyandarkan diri kepada mereka, tetapi pada hakekatnya, kita tetap menyusun tenaga sendiri dan percaya kepada kekuatan sendiri,” papar Caca, disaksikan hikmat para peserta didiknya.

“Sekarang tibalah saatnya kita benar-benar mengambil sikap nasib bangsa dan nasib tanah air kita di dalam tangan kita sendiri. Hanya bangsa yang berani mengambil nasib dalam tangan sendiri yang akan dapat berdiri dengan kuatnya. Maka kami, tadi telah mengadakan musyawarat dengan pemuka-pemuka rakyat Indonesia dari seluruh Indonesia. Permusyawaratan itu seia sekata berpendapat bahwa sekaranglah datang saatnya untuk menyatakan kemerdekaan kita,” tandas Caca, membacakan pidato Soekarno dengan penuh penghayatan.

Masih, kata Caca dalam sambutan pidatonya, semoga bangsa Indonesia saat ini diberi Allah kesempatan hidup dan bisa mengambil peran masing-masing dengan melaksanakan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab untuk meneruskan cita-cita perjuangan para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia.

Kata Caca, bukti konkrit mensyukuri kemerdekaan adalah, siswa dapat berperan serta aktif dalam mengisi kemerdekaan ini untuk meningkatkan prestasi akademiknya  dengan rajin belajar di sekolah, di pesantren maupun di rumah, semangat bersekolah, semangat belajar, tidak mudah putus asa, patuh dan taat pada orang tua dan guru, serta mampu menunjukkan jati diri sebagai siswa yang bangga sebagai warga negara Indonesia.

"Sehingga, kelak mampu berperan serta aktif dan positif di dalam kehidupan beragama, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara demi mewujudkan Indonesia yang bermartabat di dunia dan beruntung kelak di akhirat," tambahnya.

Selesai upacara para peserta didik mengikuti lomba-lomba tradisional, lomba ini merupakan kegiatan yang mampu menumbuhkan semangat kebersamaan antar sesama. Bahkan bukan hanya itu, para peserta didik juga berlatih teater detik-detik Proklamasi. (zie)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -