‘Mumule’ Sungai Citarum Harus Jadi Tradisi

KARAWANG, KarawangNews.com – Sebanyak 42 peserta Festival Citarum yang diikuti peserta dari semua kecamatan serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Karawang memeriahkan HUT RI ke-69, Sabtu (16/8/2014).

Para peserta festival tersebut menggunakan perahu hias dengan karnaval, start dari Sungai Citarum belakang GOR Adiarsa dan finish di bawah jembatan Alun-alun Karawang. Para peserta ini bersemangat dan antusias mengikuti acara yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Karawang.

Kepala Disbudpar Karawang, Drs. Dadan Sugardan mengatakan, festival ini untuk mempererat kebersamaan antara pemerintah tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten dengan masyarakat. Sehingga, masyarakat merasa berada di tengah-tengah pemerintah dalam acara yang digelar ini.

Kata Dadan, Sungai Citarum dulu dikenal sebagai tempat transportasi air untuk perekonomian di zaman Kerajaan Taruma Negara. Air Citarum yang bersih ini dijadikan masyarakat saat itu untuk mandi dan minum.

"Namun kini kondisinya bertolak belakang dengan zaman dahulu, air Citarum yang jernih dan dijaga ini sekarang berubah menjadi kotor serta tercampur limbah pabrik," ucapnya.

Maka, di acara Festival Citarum ini diharapkan perusahaan, masyarakat dan pemerintah dapat memiliki rasa menjaga Sungai Citarum, agar Citarum bisa kembali ke keasriannya, karena zaman dahulu ada budaya ‘mumule’ atau menjaga kelestarian Sungai Citarum secara turun-temurun.

Ditempat sama, Wakil Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana mengajak berbagai elemen agar menjaga Citarum. Pada kesempatan bersejarah di HUT RI ke-69 ini, Cellica mengajak semua masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap  lingkungan, terlebih kepada Sungai Citarum ini. (oss)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -