Mediasi Renovasi Pasar Baru Lamban

KARAWANG, KarawangNews.com - Hingga Kamis (21/8/2014), rencana pemindahan pedagang Pasar Baru ke Pasar Rawasari masih belum dilakukan. Pantauan wartawan, aktifitas pedagang Pasar Baru masih berjalan seperti biasanya. Sementara, Dinas Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi (Disperindagtamben) Kabupaten Karawang menyatakan, saat ini sedang melakukan komunikasi dengan investor renovasi Pasar Baru agar segera melakukan mediasi dengan para pedagang.

“Tugas Pemerintah hanya sebatas fasilitator, nanti seperti apanya mediasinya antara investor dan para pedagang atau pengelolah pasar,” kata Kepala Disperindagtamben, Hanafi, Kamis siang di kantornya.

Diharapkan Hanafi, mediasi pemindahan sementara itu bisa segera dilakukan, agar renovasi yang akan dilakukan investor di Pasar Baru dapat segera berjalan, hal ini akan dilakukan pada tahun 2015. Namun, Hanafi berharap harus ada langkah lanjutan oleh investor kepada para pedagang atau pengelola pasar.

“Informasinya akan dilakukan setelah lebaran ini juga, tapi kelanjutannya kita masih belum tahu,” ujar pria berdarah Minang ini.

Kata Hanafi, PasarRawasari ini rencananya akan jadi solusi menyelesaikan keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang kini masih berdiri di daerah Taman Bencong. Namun, karena ada renovasi yang akan dilakukan di Pasar Baru, akhirnya pemerintah berinisiatif dan menyarankan Pasar Rawasari itu dijadikan penampungan sementara bagi para pedagang Pasar Baru.

“Sebagai solusi mempercepat pembangunan Pasar Baru dibutuhkan tempat penampungan sementara, maka dipilihlan Rawasari,” ujarnya.

Hanafi juga menginginkan adanya pemberdayaan pedagang dan ekonomi pasar tradisional. Keinginannya ini akan diupayakan melalui pemberdayaan pasar-pasar tradisional di masing-masing kecamatan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Karawang.

“Hal ini bukan hanya sekedar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saja, tetapi juga dapat mengontrol ekonomi pasar tradisional dengan para pengusaha waralaba,” ujarnya.

Terakhir, hanafi memberikan penegasan akan melakukan kontrol terhadap keberadaan pasar modern. Bahkan diungkapkan oleh Hanafi, dia juga akan terus mencoba melakukan pengontrolan pasar modern. Kontrol tersebut dimaksudkan agar terjadi daya persaingan yang sehat antara aktifitas ekonomi tradisional masyarakat dengan pasar modern harus terjaga persaingannya.

“Kita upayakan dan wajibkan pasar modern untuk mengakomodasi dan menerima produk-produk lokal dalam pasaran,” ujarnya. (mus)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -