Kegagalan Negara Menjamin Rasa Aman Rakyat

Warga Menulis
Oleh: Mustofa Bisri
Serikat Petani Karawang (Sepetak)

Selasa (5/8/2014)


Maraknya tawuran antar warga di Kabupaten Karawang akhir-akhir ini adalah salah satu bukti bahwa negara gagal menjamin rasa aman warga, beberapa hari terakhir kita disuguhi dengan perang antar warga yg terjadi di beberapa desa, itu adalah bukti lemahnya aparat keamanan dalam mendeteksi hal-hal yang bersifat berpotensi mengakibatkan terganggunya rasa aman warga.

Seharusnya pihak keamanan melakukan pencegahan dini dan melakukan bekerjasama dengan warga dalam mendeteksi dan mencegah hal tersebut, sebelum kejadian besar terjadi di lapangan. Selama ini kepolisian hanya bertindak membubarkan tawuran antar warga tanpa ada upaya melakukan pencegahan dini dan itu malah menimbulkan masalah baru, karena kepolisian terkesan arogan dalam menyelesaikan masalah ini.

Seperti tawuran di Kecamatan Pedes baru-baru ini, polisi lebih mengdepankan tindakan refresif dalam menangani perang warga. Ini terbukti itu tidak menyelesaikan persoalan, buktinya kejadian serupa malah terulang lagi.

Kejadian tawuran warga itu sesungguhnya adalah kegagalan dari negara dalam menjamin rasa aman rakyatnya, terutama kepolisian, maka tidak berlebihan jika ada tuntutan dari masyarakat Karawang untuk segera membenahi kepemimpinan di jajaran kepolisian Karawang.

Selama ini, polisi tidak memberi nyaman warga, malah kondisi daerah cendurung tidak kondusif, dimulai dari pengerahan ribuan pasukan brimob dalam mengawal eksekusi lahan di Telukjambe Barat sampai tidak kunjung selesainya konflik tawuran antar warga yang saat ini semakin marak terjadi di Karawang. (*)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -