Improvisasi DPPKAD dalam Peningkatan PAD Lemah

KARAWANG, KarawangNews.com - Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Karawang dinilai sampai saat ini belum mempunyai improvisasi yang baik dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Penilaian ini berdasarkan masih adanya potensi pendapatan daerah yang bisa digarap secara maksimal, tetapi belum menunjukkan peningkatan pendapatan daerah yang signifikan.

Hal ini dikemukakan Ketua Fraksi Persatuan Amanat Sejahtera (PAS) DPRD Kabupaten Karawang, Budiwanto, S.Si, MM, Selasa (26/8/2014) siang. Kata dia, banyak potensi daerah yang bisa menambah PAD, tetapi karena improvisasi dinas teknis lemah, maka  peningkatannya masih belum maksimal.

Menurut Budiwanto, sesuai Undang-Undang No. 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah mempunyai tujuan untuk memberikan kewenangan yang lebih besar kepada daerah mengingat semakin besarnya tanggung jawab daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan masyarakat.

“Disamping itu, UU 28 Tahun 2009 juga bertujuan untuk memberikan kepastian hukum bagi dunia usaha karena terkait dengan jenis pungutan daerah baik pajak maupun retribusinya,” ungkapnya.

Sehingga, DPRD Kabupaten harus berinisiatif melakukan pembentukan aturan sebagai mana regulasi yang telah ditetapkan dalam Undang-undang tersebut.

Dijelaskan Budiwanto, dengan masih banyaknya potensi yang perlu dioptimalkan tersebut, nantinya akan diusulkan adanya peraturan daerah (perda) yang merupakan salah satu Perda inisiatif DPRD. Sementara, beberapa potensi untuk peningkatan PAD berada dalam wilayah kerja beberapa komisi yang membidanginya.

“Kita hanya berusaha mem-break down UU No. 28 tahun 2009 tersebut. Untuk peningkatan pendapatan daerah di DPRD Komisi B, sedangkan perda retribusi bea hak atas tanah dan bangunan dan juga menara telekomunikasi di Komisi C,” paparnya.

Dengan mengupayakan adanya peraturan daerah inisiatif DPRD Karawang tersebut, Budiwanto berani memberikan gambaran target pendapatan asli daerah Kabupaten Karawang akan meningkat menjadi Rp 1 - 1,5 triliun.

“Insya Allah, dengan perda inisiatif tersebut, nantinya PAD-nya bisa sampai Rp 1,5 triliun,” jelasnya.

Diharapkan oleh Budiwanto, Perda tersebut dapat dimasukkan dalam salah satu program legislasi daerah yang nantinya bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat Karawang. Dengan adanya peningkatan pendapatan daerah, tentunya dapat menambah anggaran untuk mewujudkan Karawang lebih maju dan sejahtera.

“Ini manifestasi dari fungsi pelayanan bagi masyarakat, fungsi pembangunan daerah sekaligus fungsi untuk memproteksi masyarakat dari segala bentuk ketidakberdayaan yang menyengsarakannya,” ucapnya. (mus)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -