Di Pantura, Tidak Ada Pembatasan Subsidi Solar

KARAWANG, KarawangNews.com - Jalur pantura yang merupakan jalur distribusi logistik merupakan jalur yang tidak terkena pembatasan solar bersubsidi,  pembatasan subsidi itu telah ditetapkan pemerintah sejak 4 Agustus 2014. PT Pertamina menyatakan,  dari seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum  yang ada di Indonesia hanya 12 persen yang membatasi penjualan bahan bakar minyak bersubsidi jenis solar.

Pantauan Rabu (6/8/2014) seluruh pengusaha SPBU di wilayah  Purwakarta, Subang dan Karawang yang merupakan daerah perlintasan distribus logistik telah menerima pemberitahun dan sosialisasi dari Pertamina, di jalur-jalur tersebut PT Pertamina (persero) tidak menerapkan pembatasan solar bersubsisidi yang telah pemerintah tetapkan itu, dengan aturan waktu mulai dari pukul  8.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.

Pengendalian penjualan solar pada jam tersebut berlaku pada SPBU di wilayah Sumatera, Kalimantan, Jawa dan Bali. Pembatasan itu hanya untuk 12 persen SPBU dari total  4.570 SPBU. Pemerintah akan memasang tanda di setiap SPBU dengan memasang jam operasional penjualan solar subsidi yang dibatasi itu.

Pembatasan dilakukan di daerah-daerah tertentu, seperti wilayah pertambangan, perkebunan, industri,  kehutanan serta daerah rawan penyelewengan BBM subsidi. Sedangkan untuk wilayah Pulau Jawa dan Bali hanya 5 persen dari 3.061 SPBU yang ada.

“SPBU yang melakukan pembatasan waktu operasi sedikit dan tidak diterapkan pada jalur logistic, sehingga tidak memberatkan kendaraan angkutan logisitik, seperti di jalur Pantura ini,” kata Samsyuri, pengelola SPBU di Jalur Pantura. (had)

Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -