4.473 Peserta Siap Ikuti Ujian Kesetaraan Tahap Dua


KARAWANG, KarawangNews.com – Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PNFI Disdikpora) Karawang menerima ribuan soal ujian nasional kesetaraan, Minggu (17/8/2014) siang, soal tersebut dikirim panitia Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat yang dikawal polisi dan diterima panitia Kabupaten Karawang yang disaksikan Disdikpora Karawang.

Dijelaskan Kepala Disdikpora Karawang Drs. Agus Supriatman yang wakili Kabid PNFI Amid Mulyana SE, ujian kesetaraan ini diikuti sebanyak 2.734 peserta Paket C, terdiri dari laki-laki sebanyak 1.981 peserta dan perempuannya 753 peserta. Sedangkan Paket B diikuti 1.399 peserta, terdiri dari laki-laki 1.104 peserta dan perempuan 395 peserta.

Sedangkan pelaksanaan kesetaraan Paket A, sesuai jadwal provinsi akan dilaksanakan September 2014 dengan tanggal yang masih tentantif, Paket A ini dikuti sebanyak 440 peserta. Sehingga, ujian kesetaraan yang akan dilaksanakan di Kabupaten Karawang sebanyak 4.473 peserta, terdiri dari paket A, B dan C dari 70 PKBM se-Kabupaten Karawang.

Kata Amid Mulyana, ujian kesetaraan ini dilaksanakan tanggal 19-21 Agustus 2014 dengan lokasi ujian Paket C dilaksanakan di empat sekolah, diantaranya SMKN 2 Karawang, SMPN 3 Karawang, SMAN 3 Karawang dan SMPN 6 Karawang. Sedangkan untuk Paket B dilaksanakan di PKBM masing-masing dengan pengamanan soal di UPTD PAUD-SD kecamatan masing-masing dengan melibatkan para penilik dan pengelola PKBM.

Sebelum pelaksanaan, Disdikpora Karawang sudah melaksanakan rapat persiapan  dengan mengundang seluruh Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) se-kabupaten. Dijelaskan Amid, dalam arahannya Kadisdikpora Karawang mengingatkan, seluruh PKBM yang mengikutsertakan ujian paket A, B dan C harus dipersiapkan segala sesuatunya agar berjalan lancar.

Ditegaskan Amid, seluruh pengelola PKBM agar pelaksanaan ujian ini tanpa joki, apabila ditemukan, Disdikpora akan mengambil sikap tegas peserta tersebut dikeluarkan dan dipastikan tidak akan lulus.

“Kami akan menindak langsung apabila ditemukan ada perjokian di pelaksanaan ujian kesetaraan, paket AB dan C, apabila ditemukan peserta itu akan dikeluarkan dan dinyatakan tidak lulus,” kata Amid.

Agar semua peserta bisa megikuti ujian ini Disdikpora Karawang sudah memfasilitasi bagi peserta ujian kesetaraan yang saat ini sudah bekerjan dengan memberikan surat dispensasi untuk mengikuti ujian, surat itu agar diserahkan ke perusahaan tempat mereka bekerja. Diakui Amid, tahun lalu salah satu penyebab ketidakhadiran peserta, karena tidak dapat ijin dari tempat peserta bekerja.

“Disdik menghimbau kepada pengelola PKBM agar dapat membantu peserta ujian yang mengalami kesulitan,” jelasnya.

Sementara itu, persentase lulusan tahap pertama yang telah diselenggarakan 14 April 2014 lalu, Paket C sebesar 85 persen, sedagkan Paket B sebesar 99 persen dan paket A sebesar 100 persen. Diharapan tahap dua ini mereka yang tidak lulus ditahap pertama bisa lulus di tahap dua dan ada peningkatan persentase tingkat kelulusan secara keseluruhan.

Dia menghimbau bagi masyarakat dan warga yang saat ini belum sempat mengikuti ujian kesetaraan, agar mendaftar kepada PKBM terdekat. Ini untuk menghindari kebiasaan sebelumnya, masyarakat mendaftarakan menjelang berakhirnya masa pendaftaran. Dengan mendaftarkan di awal tahun ajaran, warga belajar dapat mengikuti proses belajar mengajar di PKBM secara utuh diharapkan dapat menghilangkan kesan dalam ujian kesetaraan ini bisa lulus hanya dengan mendaftar.

“Terkait dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) bahwa ujian tahap dua ini sama dengan sebelumnya, mulai dari pengiriman soal, pengawasan dan pelaporan, juga melibatkan kepolisian, independent dan kabupaten,” ujarnya. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -