MK Menangkan Ratu Silvia di Pileg Karawang

KARAWANG, KarawangNews.com - Pemilihan umum legislative (Pileg) 2004 yang tinggal menyisakan waktu untuk pelantikan anggota terpilih di tingkat kabupaten Karawang, ternyata masih menyisakan persoalan. Hal ini terkait dengan sengketa hasil perolehan suara calon terpilih dengan pengajuan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum ke Mahkamah Konstitusi (MK) yang dilakukan oleh calon legislatif DPRD Kabupaten Karawang.

Caleg tersebut adalah Ratu Silvia Eric, caleg Partai Golongan Karya dari Daerah Pemilihan Karawang 4 yang meliputi Kecamatan Cilamaya Wetan, Cilamaya Kulon, Telagasari, Lemah Abang dan Tempuran.

Gugatan dengan register perkara nomor 03-05-12/PHPU-DPR-DPRD/XII/2014 tersebut, setelah diperiksa di Mahkamah Konstitusi dengan bukti dikeluarkannya putusan yang bertanggal 26 Juni 2014. Dalam keputusan tersebut dinyatakan, perolehan suara Ratu Silvia Eric menjadi 4.236 suara, sedangkan Ir. Teddy Luthfiana memperoleh 4.227 suara. Dengan perolehan tersebut, Ratu Eric dinyatakan oleh MK unggul 9 suara.

Mencermati hasil keputusan tersebut, Tim Kuasa Hukum Ratu Silvia Eric, Imam Budi Santoso, SH, MH melakukan auidiensi dengan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Karawang untuk meminta mengambil kebijakan dengan menetapkan Ratu Silvia Eric sebagai calon terpilih.

“Karena jelas-jelas hasil keputusan MK yang menyatakan perolehan suara Ratu Silvia Eric yang terbanyak, dengan selisih 9 suara dari Ir. Teddy Luthfiana, maka tidak ada alasan KPU untuk tidak menetapkannya sebagai calon terpilih,” ujarnya kepada komisioner KPU, Asep Muksin didampingi Sekretaris KPU karawang, Drs. Nandang Ruhyana, M.si di Kantor KPU, Kamis (24/7).

Imam Budi Santoso menegaskan, keputusan MK terkait hasil perhitungan tersebut adalah final dan mengikat, sehingga sudah menjadi kewajiban bagi KPU Karawang untuk melaksanakan isi putusan tersebut. Dia berharap, KPU Karawang segera melakukan koordinasi terkait putusan MK tersebut dengan institusi yang  terkait. Jangan sampai putusan ini menjadi penghalang dan bentuk pengingkaran terhadap amanah yang diberikan rakyat kepada Ratu Silvia Eric menjadi wakil rakyat dari Dapil Karawang 4.

 “Putusan ini harus segera dilaksanakan oleh KPU. Jangan sampai, KPU melakukan pengkhianatan terhadap amanat dan mandate rakyat yang telah memilih Ratu Silvia eric menjadi wakilnya di legislative Karawang,” tegasnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Karawang, Asep Muksin yang menerima kehadiran Ratu Silvia Eric dan Tim Kuasa hukumnya mengatakan, pihaknya sudah mengetahui putusan MK tersebut dari website KPU RI. Namun, dia belum bisa mengambil kebijakan jika belum menerima salinan resmi dari KPU RI, sehingga belum bisa mengambil hasil putusan MK yang telah diketahuinya itu.

“Kita sudah melakukan koordinasi dengan KPU Pusat melalui KPU Provinsi Jawa Barat, dan diminta untuk menunggu salinan keputusan tersebut. jadi kami belum bisa mengambil langkah terkait putusan MK tersebut,” katanya.

Baginya, sebagai landasan hukum dalam melaksanakan putusan MK adalah bukti salinan dari KPU RI, karena pihaknya tidak mau gegabah melaksanakan putusan tanpa dokumen dan salinan putusan tersebut.

“Kita sudah tahu dari website KPU RI, tapi kita masih menunggu salinan resmi dari KPU RI. Web KPU khan tidak bisa dipakai untuk dasar hukum,” paparnya.

Terkait dengan semakin dekatnya acara pelantikan dan pengambilan sumpah anggota DPRD Kabupaten Karawang periode 2014-2019 yang akan dilaksanakan Selasa 5 Agustus 2014 mendatang, Asep mengatakan, tidak ada persoalan, semua akan dijalankan sesuai dengan rencana tahapannya. Jika nanti setelah pelantikan salinan putusan tersebut diterima, maka KPU Karawang akan melaksanakan putusan.

“Memang jarak putusan dan pelantikan sangat dekat, jadi rencana jadwalnya tetap berjalan dan tidak ada masalah. Nanti kalau salinan putusan telah diterima, baru kita melaksnakan putusan tanpa koordinasi lagi dengan partai politik, namun langsung ke DPRD,” urainya. (SK/mus)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -