Koalisi Merah Putih Target 70% Suara di Karawang

KARAWANG, KarawangNews.com - Menjelang berakhirnya masa kampanye pilpres 9 Juli 2014, kekuatan Tim kampanye Capres Prabowo-Hatta di Karawang menggelar Konsolidasi Akbar Koalisi Merah Putih yang berlangsung di Alam Sari, Jl. Taruma Negara Karawang Rabu, (2/7/2014).

Acara yang dirangkai dengan buka puasa bersama antar pengurus parpol pengusung, relawan, ormas, tokoh masyarakat dan segenap kekuatan rakyat Karawang ini berlangsung cukup meriah. Ratusan orang memenuhi aula untuk mendengarkan sekaligus meneguhkan tekad untuk memenangkan Prabowo sebagai presiden pada pilpres mendatang.

Beberapa tokoh dan pimpinan teras parpol Karawang yang berkesempatan hadir antara lain Ketua DPC Gerindra Karawang Royke Benta Sahetapi, Ketua DPD Partai Golkar Dadang S. Muchtar, Ketua DPD PKS Jajat Sudrajat, Ketua DPC PBB Nurlaila Syarifin juga tak ketinggalan dari PAN dan PPP. Tampak pula hadir putri bupati yang juga anggota DPRD Porvinsi Jawa Barat Gina Swara.

Konsolidasi ini dilakukan untuk merapatkan barisan dan kekuatan bersama dalam mengkampanyekan kepada seluruh elemen masyarakat di Karawang agar bergerak bersama-sama memenangkan Prabowo-Hatta. Jangan sampai, pada titik akhir saat pemungutan suara, hanya karena iming-iming uang atau hal lain lalu mengalihkan pilihannya ke capres yang lain.

“Kita harus mengantisipasi politik uang. Jangan sampai suara masyarakat Karawang dalam pilpres nanti mudah dibeli agar berpindah memilih calon yang lain,” pesan Dadang S. Muhtar.

Koalisi ini menargetkan kemenangan di Karawang mencapai 70 persen, karena kekuatan yang bergabung dalam koalisi di Karawang, jelas mempunyai kekuatan basis massa riil. Sebagai mantan Bupati Karawang yang lolos ke Senayan pada pileg bulan April 2014 lalu, Dadang optimis hal ini bisa tercapai.

“Kalau kekuatan dan pengaruh mantan Bupati dan Ade Swara bersatu dalam koalisi ini, saya punya keyakinan Prabowo akan menang di Karawang,” imbuhnya bersemangat.

Sementara itu, untuk teknis perangkat saksi dari capres nomor satu ini di semua Tempat Pemungutan Suara (TPS), khusus untuk di Kabupaten Karawang sepenuhnya diserahkan pada kader PKS. Mengingat, dalam pileg yang lalu, perangkat saksi PKS terbilang paling tertib, disiplin dan dokumentasi datanya lengkap.

Menanggapi hal ini, Ketua PKS Karawang, Jajat Sudrajat mengatakan kesiapannya untuk menjadi garda depan di lokasi TPS, disamping dibantu oleh kader partai-partai pengusung sebagai pengawas lapangan. “Kami mengapresiasi dengan keputusan yang menjadikan kader PKS sebagai saksi yang berada di dalam lokasi TPS. Ini membuktikan bahwa kami mempunyai mesin partai yang solid dan militansi kader yang bisa diandalkan,” katanya.

Diakhir acara, juga sebelum doa, disampaikan pula taushiyah politik yang disampaikan oleh wakil dari Tim 10 Aswaja Karawang. KH. Aly Fatahilah menyampaikan, kekuatan Prabowo bukanlah didominasi kelompok nasionalis saja.

“Seperti yang bisa dilihat saat ini, saya sengaja memakai sarung, sebagai bukti bahwa Prabowo juga didukung oleh kelompok Islam tradisional,” paparnya.  (*)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -