Kejari Karawang Bakar Ganja

KARAWANG, KarawangNews.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang bersama unsur Muspida Karawang memusnahkan barang bukti narkoba, narkotika dan obat terlarang berupa sabu-sabu seberat 25,7 gram dan ganja seberat 58,6 kilogram, Kamis (24/7/2014) di halaman kantor Kejadi. Barang bukti itu merupakan hasil dari 106 perkara tindak pidana umum dan khusus yang terjadi sepanjang tahun 2013 hingga Mei 2014.

Menurut Kepala Kejari Karawang, Ganora Zarina, pemusnahan barang bukti ini dilakukan sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan perbuatan seperti menguasai, menggunakan, memproduksi barang -barang tersebut karena merupakan tindakan yang melanggar hukum.

“Pemusnahan ini, supaya jadi contoh masyarakat secara luas, agar mereka tak terlibat tindak kriminalitas," ujar Ganora.

Diungkapkan Ganora, berdasarkan data survei yang dia peroleh, pengguna narkoba di Kabupaten Karawang berada di ranking ke lima se-Provinsi Jawa Barat. Padahal, selama ini pihaknya bersama unsur aparat lainnya telah berupaya untuk menekan jumlah pengguna narkoba dengan melakukan penyuluhan-penyuluhan ke masyarakat tentang bahayanya narkoba bagi kesehatan dan beratnya hukuman yang diterima bagi penyalahgunaannya.

“Tapi ternyata pengguna narkoba masih saja terus meningkat,” ucapnya.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karawang, dr. Deddy Letto, mengatakan, awal dia bertugas sebagai Kepala BNN di Karawang pada tahun 2011 peringkat pengguna narkobanya berada di ranking kedua, tapi tahun 2013 peringkatnya turun menjadi ranking ke lima.

“Namun, prevalensi atau pengguna dan pengedar narkoba di Karawang itu dua persen, sedangkan prevalensi nasional kita prediksi sekitar 2,5 persen. Oleh sebab itu, kita tekan pada tahun 2015 prevalensi di Karawang tidak melebihi 2,5 persen,” ucap dr. Deddy.

Sulitnya membasmi narkoba, kata Deddy, karena bisnis narkoba sangat menggiurkan bagi semua orang, bahkan bisnis narkoba merupakan bisnis terbesar kedua di Indonesia.
Namun efek yang ditimbulkan narkoba bisa merusak semua generasi bangsa. Deddy pun berharap kepada semua media agar mensosialisasikan bahayanya narkoba kepada masyarakat.

“Bisnis narkoba nikmatnya sesaat, tapi setelah itu akan sengsara seumur hidup,” tegasnya. (SK/tif)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -