24 Juni 2014 Eksekusi Besar-besaran Setelah Indonesia Merdeka

Warga Menulis
Oleh: Rd Andri Kurniawan
Senin (7/7/2014)




Silang sengketa eks NV. Maatschappij tot Exploitatie der Tegalworoelanden cukup menarik untuk diulas, selain ada nurani yang tercabik, ada juga sisi manusia mengekspose keserakahannya. Bila kita memperhatikan perkembangan persengketaan ini memang cukup menarik, ada yang unjuk gigi mengerahan personel kepolisian dalam jumlah besar plus preman-preman bayaran dan mungkin ini paling besar dalam sejarah  eksekusi setelah Indonesia merdeka.

Silang sengketa tanah ini tidak hanya sekarang, ini pernah pernah terjadi sekitar tahun 1906 pemegang hak konsesi NV. Maatschappij tot Exploitatie der Tegalworoelanden yaitu warga keturunan Goan Soen Hin bersengketa dengan Tan Tek Hiem yang kemudian dimenangkan dan dikuasai oleh Tan Tek Hiem sampai Tahun 1949. Kalau toh sekarang ada persengketaan ini merupakan pengulangan sejarah.

Sebagaimana yang tercatat dalam dokumen yang disimpan di Lembaga Koninklijk Instituut Voor Taal di Leiden Belanda. Dalam sejarah Karawang pun tercatat banyak pejabat tinggi Karawang masuk hotel prodeo gara-gara tanah ini.

Menurut buku Statistiek betreffende de bevolking van Nedeilandscb-Indië over 1894. Handelingen der bahwa NV. Maatschappij tot Exploitatie der Tegalworoelanden memiliki hak konsesi seluas 55.173 hektar yang terbentang sepanjang Sungai Tjitarum mulai dari wilayah Sumedangan dan Tjiampel. Tanah ini tersisa 350 hektar yang menjadi silang sengketa kemudian mencuat sampai level nasional.

Dalam persoalan sengketa tanah di tiga desa, yaitu Desa Wanajaya, Wanasari dan Desa Margamulya, Kecamatan Telukjambe Barat sangat bisa diselesaikan dengan cara yang lebih baik, pihak bersengketa, yaitu pengusaha dan ahli waris tinggal dipertemukan saja dan difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Karawang melalui forum khusus, bukan berarti Pemkab Karawang melakukan intervensi terhadap putusan hukum, karena selain pemerintah harus melakukan penegakan hukum, maka pemerintah pun harus bisa memperjuangkan atas hak-hak rakyatnya. (*)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -