Warga Tiga Desa 'Ngamuk' di Depan Pengadilan

KARAWANG, KarawangNews.com - Ratusan warga  memblokade By Pass Karawang, Jumat (13/6/2014), mereka menolak eksekusi lahan yang saat ini masih sengketa. Menghindari bentrokan fisik dengan aparat kepoliisin ratusan Brimob Polda Jawa Barat yang berjaga tidak melakukan tindakan atas aksi blokade ini. Akibatnya, akses jalan utama Karawang itu lumpuh total.

Aksi warga ini dilakukan sebagai cara agar Pengadilan Negeri Karawang yang berencana mengeksekusi lahan warga seluas 350 hektar di tiga desa, yaitu Desa Margamulya, Desa Wanakerta dan Desa Wanasari, Kecamatan Karawang Barat dibatalkan.

Diketahui, kasus ini telah berjalan selama 23 tahun lebih, tetapi pemerintah terkesan mengulur-ulur waktu menyelesaikannya, sehingga tanah seluas 350 hektar itu diklaim sebagai tanah milik PT. SAMP. Rencanaya  dalam waktu dekat ini Pengadilan Negeri Karawang akan mengeksekusi lahan tersebut sebagi milik PT. SAMP.

Untuk mengantisipasi bentrokan massa, polisi menurunkan sebanyak 800 personil dari Dalmas dan Brimob Polda Jawa Barat dengan senjata lengkap, serta menurunkan kendaraan water canon. Hingga berita ini diturunkan, proses mediasi antara warga, pengadilan dan PT. SAMP masih berlangsung di Pengadilan Negeri Karawang dan ratusan warga masih bertahan di sekitar pengadilan tersebut. (had)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -