Pemkab Diminta Tinjau Ulang Renovasi Pasar Baru

KARAWANG, KarawangNews.com – Pedagang di Pasar Baru Karawang masih menolak renovasi pasar dan enggan direlokasi ke Pasar Rawasari Jln. A.R Hakim, karena Pasar Rawasari tidak menjanjikan bagi usaha, terlebih di pasar tersebut tidak ada sarana parkir seperti Pasar Baru yang memiliki area parkir luas.

Hal itu disampaikan Ketua Ormas Tunas Indonesia Raya (Tidar) Karawang, Asep Ake, Pemkab Karawang telah melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan pengembang atau kontraktor yang tidak mewakili aspirasi pedagang.

Sehingga,  wajar jika sampai saat ini para pedagang masih menolak rencana renovasi Pasar Baru Karawang, terlebih para pedagang mengaku siap untuk melakukan aksi penolakan.

“Para pedagang tradisional di Pasar Karawang Baru adalah bagian dari kisah pilu komunitas yang menjadi korban kebijakan pemerintah untuk merenovasi pasar,” ujar Asep Ake, Rabu (11/6/2014).

Kata dia, Pemkab Karawang melalui PT. Panglima Capital Itqoni tengah melakukan persiapan renovasi Pasar Baru Karawang. Diakuinya, rencana renovasi pasar ini telah mengabaikan aspirasi pedagang. Di pasar ini, tercatat sebanyak 520 pemilik kios ditambah 400 lebih pedagang kaki lima.

Pemaksaan relokasi ke Pasar Rawasari, tambah Asep, akan merugikan pedagang, karena beberapa aspek di Pasar Rawasari tidak akan sama seperti di Pasar Baru Karawang, terlebih di Pasar Rawasari tidak memiliki sarana parkir.

“Di Pasar Rawasari juga tidak ada Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS), tentu akan mengganggu kepantingan umum, karena rencana relokasi tanpa dilakukan kesepakatan bersama dengan para pedagang,” tuturnya. (oca)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -