Menteri Turun ke Sawah Berburu Tikus Bersama Warga

KARAWANG, KarawangNews.com - Serangan hama tikus di Karawang semakin merajalela, hingga akhirnya Menteri BUMN Dahlan Iskan turun tangan dan memimpin pemberantasan hama tikus sawah tersebut, Senin (23/6/2014) siang. Bahkan, supaya masyarakat mau ikut memberantas tikus, menteri melombakan penangkapan tikus dengan membayar satu ekor tikus dengan harga Rp1.500.

Menteri langsung turun ke sawah di Desa Lemah Duhur, Kecamatan Tempuran, bahkan kakinya sempat ‘nyeblok’ di tengah lumpur sawah dan harus membuka sepatunya untuk bisa berjalan di atas pematang sawah dengan betelanjang kaki. Hal ini dilakukan Dahlan Iskan untuk memimpin pemberantasan hama tikus yang menyerang ratusan hektar sawah yang baru mulai tanam.

Sementara itu, ratusan warga pun ramai-ramai turun ke sawah memburu tikus, agar bisa mendapatkan uang dari menteri, yaitu dengan menjual Rp1.500 per ekor tikus yang berhasil mereka tangkap hidup atau mati. Tak hanya orang dewasa, anak-anak laki-laki dan perempuan pun turun ke sawah bersama menteri.

“Potensi serangan tikus ke sawah-sawah di Karawang cukup besar, karena pola tanam petani di Karawang tidak melakukan selang tanam padi atau jeda. Dengan pola ini ketersediaan makanan bagi hama tikus akan tersedia sepanjang tahun hingga populasi tikus tumbuh dengan subur,” kata Dahlan Iskan.

Menurutnya, pola tanam petani Karawang harus diubah, yakni padi-palawija-padi, tetapi yang dilakukan petani Karawang sepanjang tahun terus menanam padi hal. Pola tanam ini pun dilakukan petani karena ketersediaan air di wilayah Karawang cukup banyak, sehingga petani tidak mau menyia-nyiakan ketersediaan air tersebut.

“Padahal serangan hama tikus ini bisa menghilangkan hingga puluhan ton gabah, sehingga upaya ‘kalagumarang’ atau pemberantasan hama tikus harus dilakukan secara serempak,” jelasnya. (had)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -