BPLH Tebar Ikan dan Mangrove di Hari Lingkungan Hidup Sedunia

KARAWANG, KarawangNews.com - Di Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tingkat Kabupaten Karawang, 5 Juni 2014, Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kabupaten Karawang akan menebar bibit ikan nila, mujaer dan tawes ke Sungai Citarum. Juga akan menanam sebanyak 4000 bibit pohon mangrove di pesisir pantai Kecamatan Pakisjaya. Selain itu, BPLH Karawang akan menggelar ragam lomba bertema lingkungan yang diikuti anak-anak dan masyarakat umum.

Dijelaskan Sekretaris BPLH, Drs. Wawan Setiawan, semarak hari Lingkungan Hidup ini akan dilaksanakan selama tiga hari, yaitu 5-7 Juni 2014. Acara diawali 5 Juli pagi, pengenalan mengenai asal usul pembentukan batu 'kars' kepada jajaran di lingkungan BPLH.

"Kita akan ekpose tentang kars, karena ini sedang trend saat ini," jelasnya, Rabu (4/6/2014), menyatakan paparan itu sangat perlu berkaitan seiring marak kabar penambangan liar di wilayah selatan Karawang baru-baru ini.

Kemudian, di hari berikutnya, BPLH akan menggelar jalan santai yang dipadukan dengan senam rutin Jumat pagi bersama jajaran Pemda Karawang. Juga akan melakukan uji emisi untuk kendaraan dinas dan umum, termasuk pengukuhan kader lingkungan dan pemberian hadiah kepada perusahaan yang berwawasan lingkungan. Juga penyerahan hadiah kepada pemenang logo dan tema lingkungan, termasuk kepada petugas kebersihan yang berprestasi.

Di hari terakhir, Sabtu 7 Juni, BPLH bersama Forkadas menggelar lomba mearnai anak-anak dan menebar bibit ikan ke Sungai Citarum, yaitu spesies endemi semisal tawes, nila dan mujaer. Rencananya, ikan itu akan ditebar oleh Bupati Karawang H. Ade Swara dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar.

"Tahun sekarang kita konsentrasi pembenahan Sungai Citarum, karena sungai ini banyak dikomplen masyarakat soal pencemaran limbah," kata Wawan.

Sesuai tema di Hari Lingkungan Hidup ini, sambungnya, masyarakat di pesisir pantai Pakisjaya akan diberi pohon mangrov sebanyak 4000 pohon, jumlah itu sumbangan dari perusahaan HM. Sampoerna sebanyak 2000 batang, Pertamina 1000 batang dan Mushasi sebanyak 1000 batang.

Kata Wawan, di pesisir pantai Pakisjaya sudah ada pemuda-pemudi yang konsen membenahi kerusakan pesisir pantai, yaitu organisasi Pencerah Nusantara yang ilmunya mumpuni soal pembenahan kerusakan pantai. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments
 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -