Aparat Kembali Garuk Lokasi Prostitusi Seer

KARAWANG, KarawangNews.com – Lagi-lagi lokasi prostitusi Seer di Jln. Niaga, Karawang Barat kembali digaruk Satpol PP dan TNI, Kamis (19/6/2014) pagi. Pasalnya, lokasi prostitusi ini selalu kembali dibangun meski sudah beberapa kali gubuk-gubung liar di lahan milik PT. KAI (Kereta Api Indonesia) itu dibakar dan diratakan aparat.

Seperti tahun sebelumnya, kayu dan bilik sisa gubuk liar termasuk tempat tidur yang telah dirobohkan aparat itu dibakar di tempat, juga fondasi hingga lantai semen turut digaruk alat berat. Hanya kurang dari 3 jam, gubuk lokasi prostitusi tersebut berubah jadi lapangan terbuka.

Dalih penggusuran gubuk Seer ini sudah sering diungkapkan petugas PT. KAI. Konon PT. KAI akan kembali menggunakan lokasi prostitusi sebagai tempat penyimpanan stok angkutan barang, tetapi hanya berselang beberapa hari saja gubuk-gubuk itu kembali berdiri. Kemudian, gubuk itu akan kembali digaruk menjelang puasa atau waktu tertentu, tetapi bediri lagi dan begitu seterusnya.

Seperti diungkapkan Kepala Stasiun Karawang, Tursiman, PT. KAI sudah berencana memanfaatkan lahan yang digunakan lokasi prostitusi itu untuk menyimpan stok angkutan barang. Dia berharap, pihak Pemkab Karawang terus melakukan operasi penertiban secara rutin, sehingga lahan yang ada tidak lagi digunakan secara ilegal.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Karawang H. Teddy Rusfendi berharap, Satpol PP juga polisi dan TNI tidak hanya mampu melaksanakan operasi K-3, tetapi harus mampu mendorong kesadaran masyarakat agar lebih mencintai ketertiban, kebersihan dan keindahan. Dengan demikian, ketertiban, kebersihan dan keindahan kota karawang, tidak hanya dapat dinikmati saat operasi penertiban dilaksanakan saja, melainkan senantiasa terus terjaga setiap hari.

“Penertiban ini, tidak hanya diselenggarakan dalam rangka menciptakan K-3, juga penertiban tempat maksiat, perjudian dan prostitusi, terlebih akan menyambut bulan suci Ramadhan 1435 H,” jelasnya.

Sebelum melakukan penertiban ke lokasi prostitusi itu, sejumlah aparat melaksanakan upacara di halaman kantor bupati, diantaranya 70 anggota Satpol PP, 53 anggota polisi, 18 anggota Kodim 0604, 3 anggota Yonif 305, termasuk pegawai Dinas Bina Marga dan Pengairan dan Dinas Cipta Karya. Juga 2 petugas PLN dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Sebelum digaruk, sekitar 76 pemilik gubuk liar tersebut telah diberikan surat peringatan agar menertibkan gubuk mereka sendiri. Selanjutnya, surat peringatan kedua kembali diberikan kepada para penghuni 40 pemilik gubuk liar yang belum menertibkan diri. Hingga pada hari pelaksanaan cuma tersisa 3 gubuk liar yang langsung digaruk aparat. (rls/spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -