Surat Edaran Gubernur Kuatkan PPDB Online di Karawang

H. Endi (kiri) dan Agus Supriatman (kanan).
KARAWANG, KarawangNews.com – Setelah ada edaran Gubernur Jawa Barat 22 April 2014 lalu, maka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di seluruh kabupaten/kota se-Jawa Barat dilaksanakan secara online. Sehingga PPDB bisa dilaksanakan secara obyektif, transparan, akuntabel dan tidak diskriminatif. Pengelolaan PPDB ini bisa menjadi lebih berkualitas, tidak dicampur dengan kepentingan pribadi atau kelompok yang memaksakan kehendak.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang, Drs. H. Agus Supriatman M.Pd, Minggu (4/5/2014) siang. Berdasar surat edaran itu, gubernur menghimbau kepada bupati dan wali kota se-Jawa Barat agar melaksanakan PPDB tahun pelajaran 2014/2015 secara online, berbasis teknologi informasi dan komunikasi.

Surat edaran gubernur yang disampaikan kepada bupati dan wali kota itu mengacu Peraturan Pemerintah RI Nomor 17 Tahun 2010 tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan, khususnya Pasal 74 ayat 1 dan  2, juga Pasal 82 ayat 1 dan 2 tentang penerimaan peserta didik pada satuan pendidikan dasar dan menengah yang objektif, transparan dan akuntabel, serta menindak lanjuti hasil rembuk nasional pendidikan dan kebudayaan tahun 2014, terkait dengan proses PPDB tahun pelajaran 2014/2015 yang dilaksanakan dengan menggunakan sistem online.

Kata Agus, PPDB ini bisa dilakukan dengan tiga cara, pertama cara testing yang tentu saja akan memerlukan biaya tinggi, cara kedua dilaksanakan dengan manual, tetapi cara tersebut rentan dapat memanipulasi data, sehingga tidak obyektif. Maka, cara ketiga yang lebih efektif dan bisa terbuka kepada semua pihak juga bisa dipertanggungjawabkan, yaitu dengan cara PPDB online.

Dengan demikian, Pemda Karawang menyikapi surat edaran gubernur tersebut, yaitu melaksanakan PPDB Online, seperti yang akan dilaksanakan se-Jawa Barat tahun ini di kabupaten dan kota lainnya. Secara yuridis, tambah Agus, PPDB ini mengacu pada Undang-undang Sisdiknas No. 20 Tahun 2003 dan PP No. 17 tahun 2010 tentang pengelolaan pendidikan.

Diakui Agus, secara sosilogis Pemkab Karawang merespon kritik saran dan harapan masyarakat, yang menginginkan pengelolaan PPDB harus transparan dan tidak menerima titipan siswa dari pihak mana pun. Sehingga, secara psikologis Disdikpora Karawang akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat luas, pendaftaran bisa dibantu oleh sekolah asal dan atau di sekolah tujuan dan juga dapat dilakukan perorangan di rumah.

Selain Pemkab Karawang yang sudah memulai PPDB Online tahun ajaran 2013/2014 dan surat edaran gubernur, PPDB Online di Karawang ini dilaksanakan atas dasar usulan dari semua komponen, termasuk di dalamnya dewan pendidikan, PGRI, BMPS dan para pengelola pendidikan yang tersebar se-kabupaten.

“Saya selaku kepala dinas memohon dukungan semua komponan agar Karawang lebih maju dan lebih lebih baik di masa yang akan datang, diawali dari pengelolaan PPDB secara objketif, transparan dan akuntabel,” jelasnya.

Di tempat sama, Anggota Dewan Pendidikan Karawang, H. Endi mengungkapkan, prinsipnya Dewan Pendidikan mencari model dan pelayanan terbaik, tidak sekedar meluaskan askes juga harus meningkatkan mutu, sehingga anak bisa sekolah dan tentu prestasi pun tidak dikesampingkan, sehingga pendidikan bisa dilaksanakan dengan baik.

“Aturan sudah jelas, sehingga kita hanya perlu mencari model terbaik untuk kemajuan pendidikan di Karawang,” kata dia. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
1 Comments

+ komentar + 1 komentar

5 Juni 2014 17.59

Kapan pastinya pendaptaran SMPN di Karawang

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -