Si Jari Emas Direspon Sebagai Keunggulan Dinkes Karawang

KARAWANG, KarawangNews.com – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, Dr. Asep Hidayat Lukman, MM kini selalu menjadi nara sumber di Jawa Barat bahkan nasional, setelah keberhasilanya melakukan program Si Jari Emas di Kabupaten Karawang. Program Si Jari Emas (Sistem Informasi Jejaring Rujukan Expanding Maternal And New Born Survival) yaitu pelayanan rujukan online 24 jam untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi.

“Saya jadi nara sumber di mana-mana, makanya beberapa minggu ini jarang ada di kantor,” kata Asep, Kamis (22/5/2014) siang di ruang kerjanya.

Diakuinya, Kabupaten Karawang dianggap berhasil sejak diluncurkan Program Si Jari Emas ini tahun lalu dan hingga pertengahan tahun 2014 ini Dinas Kesehatan sudah mengawal sebanyak 1.850 ibu hamil yang melahirkan di rumah sakit.

“Ini prestasi besar dan hingga kini sudah tercatat sebanyak 1.200 tenaga kesehatan yang suda teregistrasi jadi mitra kita, sisanya 500 bidan swasta, mereka yang sudah  input di server kita,” jelasnya.

Hingga kini, Dinas Kesehatan Karawang sudah kembali meluncurkan Sistem Penanganan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) yang diikuti 17 rumah sakit se-kabupaten dengan sistem menggunakan software Si Jari Emas. Sehingga software ini tak hanya digunakan untuk pelayanan informasi bagi ibu dan bayi, tetapi juga untuk rujukan perinatal.

“Kita siap merujuk ibu dan bayi yang butuh perawatan, sekarang kita sedang melatih dokter  kegawatdaruratan  yang diikuti 50 dokter untuk ditempatkan di setiap Puskesmas se-kabupaten,” ungkapnya.

Kata Asep, keistimewaan Si Jari Emas diantaranya punya ‘call center’ 24 jam, bahkan di kapi kabupaten lain program serupa seperti ini tidak berhasil, tetapi Karawang  bisa berhasil, karena memiliki pengelola khusus dengan operator yang bekerja 24 jam.

Jika di Kabupaten Karawang 17 rumah sakit sudah melakukan kerjasama, maka tidak menutup kemungkinan bisa menjadi rujukan regional, Purwakarta pun bisa gabung ke Karawang.

“Kementerian Kesehatan baru merancang kegawatdaruratan terpadu, tetapi kita sudah lebih dahulu melaksanakannya, bahkan Karawang direspon karena dianggap luar biasa terobosannya,” aku Asep. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -