Pemda Harus Berorientasi Bisnis Soal Penanganan Sampah

KARAWANG, KarawangNews.com – Pendapatan Asli Daerah (PAD) sampah tahun lalu mencapai Rp 1 miliar, tahun ini ditargetkan Rp 3 miliar, sedangkan pengeluaran biaya operasional sampah di Kabupaten Karawang mencapai Rp 12 miliar setahun, jumlah ini tidak sebanding, maka Pemda Karawang harus mengubah haluan soal penanganan sampah, yaitu harus berorientasi bisnis.

Demikian dijelaskan Kabid Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman (KPP) Dinas Cipta Karya Karawang, Ridwan Salam, Selasa (13/5/2014) sore. Penanganan sampah di Kabupaten Karawang bisa melibatkan pihak swasta, sedangkan Dinas Cipta Karya hanya fokus mengelola lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Jalupang Cikampek.

Saat ini, aku Ridwan, Pemkab Karawang sedang menjajaki kerjasama teknologi ‘insenerator mobile’ yang difokuskan di wilayah khusus seperti pasar, sehingga sampah bisa diolah langsung di tempat.

“Tetapi, pengadaan ini belum ada spesifikasi jelas," kata Ridwan.

Dengan demikian, pengelolaan sampah harus melibatkan semua pihak, tidak hanya pemerintah daerah. Bahkan angkutan sampah pun bisa dikelola pihak swasta. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -