Korban Tewas Akibat Miras Oplosan Terus Bertambah

KARAWANG, KarawangNews.com - Korban tewas akibat minuman keras (miras) oplosan hingga Rabu (30/4/2014) tercatat 11 orang, sementara Riki alias Jileng (23) warga Dusun Krajan Desa Cikampek Barat, Kecamatan Cikampek mengalami gangguan penglihatan, kini Riki sudah dipulangkan setelah mendapat perawatan dari RSU Bayuasih Purwakarta. Sedangkan Ikbal (22) warga Cikampek Barat mengalami gangguan berbicara.

Sementara itu, Mikel Aprian (23) warga Kampung Mekarjaya, Desa Cikampek Utara, Kecamatan Kotabaru yang mendapat perawatan medis sudah diizinkan pulang oleh pihak rumah sakit, kendati masih belum sembuh total.

Diketahui, korban meninggal dunia akibat miras oplosan terjadi di tiga lokasi dalam waktu yang berbeda. Semula tercatat ada empat korban meninggal dunia setelah pesta miras oplosan pada Sabtu (26/4/2014) malam di Kampung Karang Salam, Desa Pucung, Kecamatan Kotabaru, keempat orang meninggal dunia itu yakni Rusmana (25), Endang (20), Yogi Iskandar (21) warga kampung Karang Salam dan Dodi Mulyadi (26) warga Bakan Tambun, Desa Pucung. Kecamatan Kotabaru.

Di tempat lain, Kamis (24/4/2014) malam di sebuah rumah kost di Perumahan Bumi Indah Pesona (BIP) juga terjadi lima korban tewas akibat miras oplosan ini, kelima korban itu yakni Dede Sunarya (35) dan Embeb (25) warga Kampung Karang Jaya, Kecamatan Tirta Mulya, kemudian kakak beradik Fery Herdiansyah (30) dan Rio Sefti (18) warga Perumahan Bumi Indah Pesona (BIP), serta Johan Johari (21) Warga Cikampek Kota.

Pengakuan peminum oplosan ini yang enggan disebut namanya, dia juga ikut mencicipi minuman itu. Kata dia, pesta miras oplosan itu tersebut dilakukan sekitar 15 orang. Setelah puas ‘nenggak’ miras, sejumlah peminum itu terlihat merasakan nyeri di perut mereka, sehingga mereka bergegas pulang, bahkan sebagian peminum jatuh bangun saat menaiki motornya di lokasi pesta miras itu. Apalagi, ketika melihat seorang rekannya ada yang tergelat tewas, sontak semua peminum ini berusaha kabur, tetapi kondisi mereka pun tampak kepayahan.

“Saat itu saya ikut minum, tetapi setelah merasakan tidak enak, saya tidak minum lagi. Memang saat itu tidak kumpul sekaligus, kita datangnya susul menyusul, mungkin setelah dihubungi melalui handphone,” jelasnya.

Di tempat terpisah lainnya, di Perum Griya Citra Persada Cikampek pada Senin (28/4/2014) dini hari, dua orang peminum miras oplosan yang dicampur dengan bahan minuman suplemen meninggal dunia, yaitu Zenal Arifin (45) dan Ujang Sumarna (35) warga setempat, dalam kejadian tragis ini, jumlah korban tewas akibat miras oplosan kurang dari sepekan itu tercatat 11 orang. (g/spn)

Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -