Komitmen Memberikan Kualitas Terbaik Membangun Karawang

KARAWANG, KarawangNews.com – “Secara pribadi saya siap memberikan komitmen tinggi pelaksanaan yang sudah diberikan Dinas Bina Marga Karawang, saya akan mempertanggungjawabkan agar pekerjaan peninggian jalan cepat selesai, karena ini menyangkut pembangunan Kabupaten Karawang juga,” kata Direktur CV. Walet Mas, Wahyu Walet, rekanan penyedia jasa kontruksi, saat ditemui Senin (20/5/2014) siang.

Untuk wilayah pekerjaan, lanjut Walet, biasanya Dinas Bina Marga menempatkan dia pada daerah pesisir utara Karawang, dalam kontek hitungan ‘cash flow’ memang dianggap berat, sebab jarak tempuh yang jauh, tetapi selama ini bisa dikerjakan dengan baik. Bahkan, kinerjanya kini jadi barometer Dinas Bina Marga, terutama pada pekerjaan peningkatan jalan Srikamulyan-Sedari sepanjang 22 km.

“Saya berkomitmen tinggi agar dapat mengerjakan dengan baik sesuai ketentuan yang tetapkan. Saya menerima amanah ini, meski pekerjaan di luar pusat kota memang berat, karena banyak kendala non teknis, tetapi jika sudah diperintah maka akan dikerjakan dengan baik,” jelasnya.

Selain kinerja baik, pendukung suplai beton dianggap memenuhi komitmen yaitu dari semen Gresik SSG yang memang diakuinya memiliki komitmen untuk memberikan kontribusi terkait pengiriman beton ke pelosok desa, karena yang lain selalu menganggap berat jika sudah lewat wilayah Rengasdengklok.

“Tahun anggaran 2014 ini peningkatan jalan Jayakerta-Pangakaran, proyek ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), Alhamdulillah saya bisa mengerjakan tiga bulan dari waktu yang ditentukan selama 4 bulan,” kata dia.

Di minggu ketiga bulan Mei 2014 ini, beberapa lokasi pekerjaan secara maraton terus dikerjakan. Tengat waktu pengerjaan bulan ini akan terus mengacu pada tahun sebelumnya yang bisa dikerjakan selalu cepat, seperti peningkatan jalan di sekitar daerah Rengasdengklok, ada 6 hingga 7 lokasi beres dikerjakan cepat.

Menanggapi kini masih banyak jalan rusak, Walet menyatakan, pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Karawang sama dengan kabupaten lain, harus ada regulasi yang sama hampir di semua daerah. Jadi, pekerjaan itu dilaksanakan setelah anggaran disahkan, yaitu di kisaran bulan ketiga. Beda dengan hajat Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 kemarin, pekerjaan dihentikan setelah ada himbauan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Perbaikan jalan itu terkait aturan, regulasi termasuk hajat politik Pileg 2014 kemarin,” ungkapnya.

Kata dia, pada sisi objektif, beberapa jalan rusak bukan semua tanggungjawab Pemda Karawang, tetapi ada kewenangan pemerintah provinsi dan pusat, justru jika dikerjakan Pemda maka akan menyalagi hukum dan Pemda Karawang juga tidak mau ketika beritikad baik, tetapi terjebak hukum yang ada. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -