Nurlaela: Awalnya Saya Tidak Tahu Mekanisme Partai

KARAWANG, KarawangNews.com – “Awalnya saya tidak tahu mekanisme partai politik, saat itu saya ditawarkan untuk ‘nyaleg’ tahun 2009 di Partai Demokrat dan PBB (Partai Bulan Bintang), lalu saya pilih PBB dan Alhamdulillah bisa duduk di DPRD kabupaten,” kata Ketua DPC PBB Karawang, Nurlaela Syarifin, Jumat (9/5/2014) sore.

Anggota DPRD Kabupaten Karawang yang terpilih dua periode tahun 2009-2014 dan 2014-2019 ini mengaku, dia memilih PBB saat itu karena ditawarkan ‘nyaleg’ di tahun 2009 dengan nomor urut satu, mengingat saat itu caleg terpilih berdasarkan nomor urut, bukan suara terbanyak.

“Saat itu, Saan Mustopa menawarkan saya ‘nyaleg’ di Partai Demokrat dengan nomor urut kedua, kemudian saya menerima tawaran Ketua PPB yang saat itu dijabat Hj. Nurlatifah Ade Swara, karena saat itu caleg dipilih berdasarkan nomor urut, bukan hasil suara terbanyak, jadi saya cari amannya saja,” jelasnya.

Alhasil, mantan Ketua Unit Pengelola Kecamatan (UPK) Tirtajaya ini memperoleh suara besar di Daerah Pemilihan (Dapil) 3 pada Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2009 lalu, sehingga mengantarkannya duduk di kursi DPRD Karawang.

Dia pun tak menampik kemenangannya saat itu dibesarkan oleh UPK, karena sudah banyak sarana infrastruktur juga membantu perekonomian yang diberikannya kepada masyarakat, melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM).

“Salah satu faktor utamanya dibantu UPK, juga dukungan dari keluarga besar di kampung (Tirtajaya, red),” akunya.

Tak berhenti duduk di kursi dewan, ibu tiga anak dan dua cucu ini terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPC PBB Karawang pada Rabu 4 Maret 2013, setelah Hj. Nurlatifah Ade Swara mengundurkan diri dan pindah ke Partai Gerindra. Sebelumnya, Nurlaela mendampingi Hj. Nurlatifah sebagai Wakil Ketua DPC PBB Karawang, hasil Muscab partai tahun 2009 lalu, tak lama setelah dia dilantik anggota dewan.

Kata dia, hasil Pileg 2014 tercatat ada 3 caleg terpilih yang duduk di DPRD kabupaten, jumlah itu tidak mengubah jumlah anggota dewan di periode kemarin. Meski hanya memperoleh 3 kursi, suara PBB di Karawang di Pileg ini naik hingga 5 ribu suara. Sedangkan, Nurlaela memperoleh suara di Dapil 3 sebanyak 6.600 suara.

Ditanya soal jejak politiknya kedepan, wanita kelahiran tahun 1963 ini mengaku tidak berambisi berencana ‘nyaleg’ ke DPRD provinsi maupun ke DPR RI. Dia hanya mau melakukan perbaikan bagi partainya dan tetap bisa melayani konsituennya di Dapil 3 dan masyarakat Karawang seluruhnya.

“Untuk membesarkan partai harus secara nasional, sedangkan kita sudah jungkir balik di daerah, apalah artinya PBB di ‘satu kotak’ Kabupaten Karawang, tetapi kita terus berusaha agar PBB mendapat simpatik masyarakat,” jelasnya. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -