Amid: Tahun Depan Diharap Tidak Ada Lagi Paket A

KARAWANG, KarawangNews.com – Hingga saat ini rata-rata lama sekolah masyarakat Kabupaten Karawang yaitu hingga kelas 1 SMP, sehingga kini masih banyak masyarakat yang masuk Paket A untuk mendapatkan ijazah setara SD. Dengan begitu, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) terus menggenjot agar di Karawang tidak ada lagi masyarakat yang hanya lulusan SD.

“Tahun depan diharap tidak ada lagi Paket A, logikanya tidak ada lagi masyarakat Karawang yang ‘drop out’, kata Kabid PNFI Disdikpora Karawang, Amid Mulyana SE, Selasa (20/5/2014) siang, saat meninjau ujian Paket A di PKBM Nurul Islam, di Dusun Sindangpalay, RT 9, RW 3, Desa Pasir Mukti, Kecamatan Telagasari.

Di tempat sama, Ketua PKBM Nurul Islam, Ombi Romli menjelaskan, PKBM yang dikelolanya ini sudah berdiri sejak tahun 2002, diawali pelaksanaan PKBM Paket B dan C, lalu di tahun 2004 ada Paket A sampai sekarang.

Dijelaskannya, anak-anak yang mengeyam pendidikan di PKBM ini bukan tidak ingin sekolah formal, tetapi rumah tinggal dengan sekolah mereka jaraknya jauh, sehingga mereka menimba ilmu di tempat yang dekat, yaitu PKBM Nurul Islam ini.

Bahkan, pihak PKBM ini aktif menyisir pemukiman untuk memasukan anak-anak yang tidak sekolah, agar mereka bisa menyenyam pendidikan meski di PKBM tersebut.

“Mereka terkendala transportasi, tetapi meski bangunan PKBM ini dianggap tidak layak, kami sudah meluluskan ratusan alumni,” jelasnya.

Dilihat, bangunan belajar ini tidak berjendela dan tidak berpintu. Menanggapi hal ini, Amid Mulyana berupaya merenovasi bangunan tersebut dari bantuan dana pemerintah. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -