4 Siswa Bersenjata Tajam Diciduk Satgas Pelajar

KARAWANG, KarawangNews.com - Lagi, Satgas Pelajar Karawang berhasil menggiring 17  pelajar SMK ke Mapolres Karawang, Sabtu (3/5/2014) siang, satu diantaranya pelajar perempuan. Dari 17 pelajar itu 4 diantaranya diketahui membawa senjata tajam. Penangkapan itu dilakukan Satgas Pelajar di Jalan Tampo Mas, belakang DPD Golkar Karawang, setelah mencurigai segerombolan pelajar yang turun dari truk di Jalan By Pass.

"Mereka kita kepung supaya tidak ada yang bisa kabur, setelah kita periksa semua tas mereka, ada 4 pelajar yang membawa senjata tajam gear dan golok,” jelas anggota Satgas Pelajar, Risman Maulana di Polres Karawang.

Kata dia, hasil patroli Satgas Pelajar selalu menemukan pelajar yang kedapatan membawa senjata tajam, sehingga patroli ini lebih sering dilakukan, terutama hari Sabtu atau menjelang libur sekolah dan setiap gerombolan pelajar yang dicurigai akan diperiksa satgas. Menyusul sering terjadi kasus pelajar tewas akibat tawuran.

“Ketika kami tangkap, mereka mengaku sudah tawuran dengan sekolah lain, tapi tidak sempat terjadi baku hantam, mereka hanya saling olok dan saling lempar batu,” kata Risman.

Di tempat sama, Kabid Dikmen Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Nandang Mulyana menjelaskan, pihanya sudah melakukan penanganan, yakni preventif dengan keliling ke sekolah, termasuk pembinaan siswa oleh sekolah. Kemudian penanganan akuratif dengan melibatkan Satgas Pelajar agar bereaksi cepat untuk mengindari tawuran antar pelajar.

Nandang Mulyana memberi bimbingan kepada siswa yang tertangkap Satgas Pelajar di
Polres Karawang.
“Ini terbukti, satgas menangkap ada beberapa pelajar membawa senjata tajam yang akan mereka digunaan saat tawuran,” jelasnya.

Kaitan hukum  pelajar yang membawa senjata tajam itu, lanjut Nandang, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada aparat hokum. Dia menginginkan bagi anak-anak yang membawa senjata tajam harus ada sanksi tegas dari kepolisian.

“Cuma, saya berharap polisi ada tolerasi bagi pelajar itu. Memang persoalan ini komplek, ini harus mensinergiskan semua pihak, termasuk tanggungjawab orang tua siswa,” kata Nandang. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -