Kejari Usut Dugaan Korupsi di Dinas Kelautan

KARAWANG, KarawangNews.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang mulai menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan korupsi di Dinas Kelautan dan Perikanan dalam kegiatan proyek fisik dan pengadaan Tahun Anggaran 2012-2013. Diduga, ada sejumlah proyek fisik dan pengadaan yang tidak sesuai  dengan ketentuan sehingga berpotensi negara dirugikan ratusan juta rupiah.

”Kita sudah hampir dua minggu turun kelapangan untuk mengecek kebenaran informasi dari masyarakat adanya dugaan penyelewengan.” Kata Kepala Seksi Intejen Kejari Karawang, Faisol kepada wartawan, Senin (28/4/2014).

Kara Faisol, selama dua minggu pihaknya sudah mendatangi lokasi proyek yang dikelola Dinas Kelautan dan Perikanan. Sejumlah tempat seperti Kecamatan Ciparage, Pasir Putih, Betok Mati dan Pakis Jaya sudah didatangi untuk di periksa proyek fisik dan juga pengadaannya.

”Kita belum selesai, karena masih ada sejumlah tempat lagi yang harus didatangi untuk kepentingan pemeriksaan,” tambahnya.

Menurut Faisol, hasil dari pemeriksaan sementara sudah ditemukan petunjuk adanya perbuatan melawan hukum, yaitu proyek fisik maupun pengadaan. Namun, Faisol belum mau mengungkapkan secara detail proyek apa saja yang  diduga ada penyelewengan.

“Kita masih mendalami lebih jauh, tetapi kami memastikan sudah ada petunjuk adanya perbuatan melanggar hukum dalam proyek fisik maupun pengadaan,” katanya.

Diungkapkannya, kejari masih melakukan pemeriksaan lapangan, karena masih ada sejumlah proyek fisik ataupun pengadaan yang belum didatangi dengan menyisir sejumlah lokasi proyek fisik dan pengadaan di Dinas Kelautan dan perikanan dilakukan tim jaksa penyidik di butuhkan waktu sekitar satu bulan.

”Kami tidak akan terburu-buru melakukan pemeriksaan terhadap proyek yang sudah dikerjakan, karena lokasinya cukup jauh, jadi secara bertahap saja sesuai dengan agenda kerja,” tambahnya.

Kendati sudah menemukan petunjuk Faisol mengaku belum akan melakukan pemanggilan kepada pejabat di lingkungan Dinas Kelautan dan Perikanan sampai data dan fakta yang diperoleh sesuai dengan target kerja.

”Kalau sudah final baru kita akan melakukan pemanggilan kepada para pejabat Kelautan dan Perikanan. Saat ini kami masih menginventarisir data-data yang kami miliki,” imbuhnya.

Diketahui, Dinas Kelautan dan Perikanan pada tahun anggaran 2013 mengelola kegiatan proyek pengadaan seperti pengadaan jaring rajungan, pengadaan mesin pelet, pengadaan induk ikan, pengadaan jaring rampus, pengadaan jaring milenium. Selain itu, terdapat proyek fisik pembangunan Tempat Pelelangan ikan (TPI) di Ciparage dan Pasir Putih, TPI Pakis Jaya termasuk tambat labuh perahu di Pasir putih. (spn)
Bagikan berita ini :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Home | Warga Menulis | Redaksi
Hak Cipta © KarawangNews
Template Created by Tan Erizawa | Published by ApoedCyber | Grup Facebook | Twitter @KarawangNews
- NO PLAGIAT - Dilarang mengutip naskah, mengambil foto dan banner tanpa ijin redaksi -